Kalau di negeri Belanda, orang yang lulus basis dokter atau lulusan kedokteran gigi, titelnya Drs., meskipun patient panggil dia dokter Kalau specialisatie : huisarts, longarts, cardioloog dll. Patient panggil dia dokter. Ada yang ambil doktor dulu lewat promotie dan baru ambil spesialisasi, sambil menunggu dapat tempat untuk spesialisasi. Ada juga yang setelah spesialisasi masih mau ambil gelar doktor, ya harus promotie dulu dengan bikin dissertasi.
2018-01-11 16:42 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > dokter dan doktor yg anda tulis itu untuk Indonesia yg sekolah kedokteran > hanya S1. kalau kemudian anda sekolahnya lama gak lulus2 itu gobloknya > sendiri. > > > ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : > > Jonathan: Memangnya kapan saya bilang "Doctor = Phd"? yang bilang itu > anda. > > Nesare: jadi doctor bukan phd? Jadi apa bedanya doctor dan phd? > > > > Jonathan: Beda sekali antara yang saya katakan "PhD sudah tentu bisa > disebut doctor, doctorate, ataupun doctoral" dengan generalisasi anda > "Doctor = Phd". > > > > nesare: oh jadi Phd apa yang bukan doctor, bukan doctorate, bukan > doctoral? MD kan maksudnya? Oh begini ya logikanya kan? hahahahaha. Nah > sekarang ayo jawab apa beda doctor dan Phd? Kelihatan sekali jalan > pikirannya hahahaha pengin ketawa jadinya terpingkal2 lagi! > > > > Jonathan: Kelihatannya anda berusaha mengatakan MD itu bukan doctor, > memangnya kenapa? > > Nesare: ya cari saja beda antara MD dan doctor di internet. Dokter dan > doctor itu beda. Didepan nama gelar itu ditulis beda: dokter ditulis Dr. > Doctor ditulis DR. oh beda sekali. Doctor = Phd = S3. Dokter itu bukan S3 > dan bukan Phd. Dokter itu professional kaya’ lawyer yang kalau lulus dari > law school itu dan ambil bar test itu bukan S3/Phd. Kalau lawyer itu mau > sekolah lagi masuk S3 bisa dan gelarnya JD. Begitu juga dokter kalau mau > ambil S3/Phd bisa tapi harus sekolah lagi. Makanya ada dual program dibbrp > medical school joint program MD/Phd. Kalau enggak ngapain orang sudah MD > kata ente sudah Phd mau ambil dual program ini utk mendapatkan Phd yang > lain? > > > > Bener yale require nulis thesis utk MD. Kata disertasi itu tidak tepat krn > itu hanya thesis. Level S2/master pun ada yang harus menulis thesis dan > kadang kala hanyalah scientific report. Jelas sekali disertasi MD yale itu > pengecualian. Masih ada enggak medical school yang require menulis > disertasi di negara ente? Gak ada kan?! adalah jelas salah satu kriteria > utk mendapatkan Phd itu adalah menulis disertasi. > > Ada gelar doctor seperti DBA/doctor of business administration yang tidak > perlu menulis disertasi tetapi ada kriteria lain yang harus dipenuhi utk > menutupi disertasi ini misalnya mata kuliah/courses yang harus diambil > lebih banyak terutama spesialisasinya. Ini pengecualian. Ini bukan menutup > arti utk mendapatkan Phd harus menulis disertasi! > > > > Jangan2 ente juga doctor honoris causa itu tidak pernah pergi kesekolah > dan tidak pernah menulis 1 paper pun bukan doctor ya?!!! > > > > Goblok dipelihara! Sampai sekarang masih gak ngerti bedanya MD dan Phd. > Masih tetap dikatakan > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] > *Sent:* Wednesday, January 10, 2018 12:19 PM > *To:* Yahoogroups <[email protected]> > *Subject:* RE: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian > Tiananmen, Tiongkok > > > > > > Memangnya kapan saya bilang "Doctor = Phd"? yang bilang itu anda. > > Beda sekali antara yang saya katakan "PhD sudah tentu bisa disebut > doctor, doctorate, ataupun doctoral" dengan generalisasi anda "Doctor = > Phd". > > > > Kelihatannya anda berusaha mengatakan MD itu bukan doctor, memangnya > kenapa? > > > > Apakah karena anggapan anda sebelumnya yang mengatakan atau mempertanyakan > apakah MD bikin disertasi yg imply bahwa MD tidak bikin disertasi? > > > > Sudah tentu MD bikin disertasi, dibawah saya kutipkan dari Yale untuk > menunjukkan anda MD bikin disertasi hal yang mirip bisa anda dapatkan di > Stanford, UCSF, dll., tetapi ada perbedaan principal antara disertasi MD > dengan disertasi PhD yang juga menjadi perbedaan antara MD dan PhD. > > > > kutipan: > > *The presentation of a dissertation has been one of the requirements for > the degree of Doctor of Medicine at Yale for over a century.* Initially, > case reports and reviews of literature predominated, but as the scientific > method found its place in medicine, the faculty has required that > dissertations presented be based on original investigation either in the > laboratory or in the clinic. This experience is considered an important > and essential phase of a curriculum which is designed to promote the > development of critical judgment, habits of self-education and imagination, > as well as the acquisition of knowledge and research skills. > > M.D. Thesis > Medical Education at Yale | Yale School of Medicine > <https://medicine.yale.edu/education/research/mdthesis/> > > > M..D. Thesis > Medical Education at Yale | Yale School of Medicine > > > > > > > > > > ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : > > Hehehehe bener2 goblok! > > > > Tadinya bilang MD = Doctor tapi MD bukan Phd. > > Lalu dikoreksi sendiri (setelah ane ajak kucing2an hehehehe) dan bilang > Doctor = Phd. > > > > Jelas sekali ente itu gak ngerti beda MD dan Phd! > > Semua orang tahu MD itu bukan doctoral, bukan doctorate dan bukan Phd! > > > > Ente masih ngeyel MD itu Doctor dimana doctor = Phd! > > Goblok ndak?!! > > > > Mari kupas satu2: > > Jonathan: Yang saya bilang "PhD sudah tentu bisa disebut doctor, > doctorate, ataupun doctoral." > > Nesare: koq Phd bisa disebut doctor, doctorate ataupun doctoral? Mereka > itu sama goblok! Bukan disebut2! Doctor = Phd = doctorate = doctoral. > > > > Jonathan: Saya juga akan bilang "MD sudah tentu bisa disebut doctor, > doctorate, ataupun doctoral." > > Nesare: gimana ceriteranya MD koq bisa disebut doctor = doctorate = > doctoral? Doctoral itu = Phd katanya tapi ente bilang MD bukan Phd? > Hahahaha gobloknya minta ampun!!!! > > > > Jonathan: Saya juga tetap mengatakan "Saya mengatakan MD itu doctorate > degree, tetapi saya tidak pernah mengatakan MD itu PhD." > > Nesare: nah gimana bisa terjadi MD = doctorate tetapi MD bukan Phd? > Sedangkan doctorate = Phd?!!! Hahahahahahaha. > > > > Nesare > > > > > > *From:* [email protected] [mailto:[email protected] > <[email protected]>] > *Sent:* Wednesday, January 10, 2018 11:34 AM > *To:* Yahoogroups <[email protected]> > *Subject:* RE: [GELORA45] Diperkirakan 10.000 Orang Tewas di Pembantaian > Tiananmen, Tiongkok > > > > > > Pantesan anda sekolah nggak lulus2. Tidak mengherankan. > > > > Yang saya bilang "PhD sudah tentu bisa disebut doctor, doctorate, ataupun > doctoral." > > Saya juga akan bilang "MD sudah tentu bisa disebut doctor, doctorate, > ataupun doctoral." > > Saya juga tetap mengatakan "Saya mengatakan MD itu doctorate degree, > tetapi saya tidak pernah mengatakan MD itu PhD." > > > > Anda benar2 tidak paham. > > Umumnya orang akan mengatakan Neuroscientist itu PhD sedang Neurologist > itu MD seperti yang anda katakan, lebih lanjut lagi akan ada yg bilang > Neuroscientist tidak boleh praktek terima pasien sedang Neurologist memang > kerjaannya praktek terima pasien, ada juga yang bilang Neuroscientist > duitnya nggak seberapa sedang Neurologist duitnya beberapa kali lipat dari > Neuroscientist. > > > > Kesemuanya diatas itu benar, tetapi masih ada hal yang belum disinggung > yang justru jadi perbedaan yang utama. Hal yang juga jadi perbedaan utama > antara PhD dan MD. > > > > > > > > ---In [email protected], <nesare1@...> wrote : > > Jonathan: Tue 1/9/2018 1:04 PM nulis begini: Ingat! Saya mengatakan MD > itu doctorate degree, tetapi saya tidak pernah mengatakan MD itu PhD. > > > > Nesare: jadi gimana nih? Tempo hari bilang MD itu doctorate degree tapi > MD bukan Phd. > > Sekarang ente bilang doctor = doctorate = doctoral = Phd! > > > > Gobloknya minta ampun! > > Ayo kucing2an sama ane. Ane telanjangi teruuusss…….hehehehehehehe > > > > Nanti dulu aja akh neuroscientist vs neurologist nya ya. > > >
