*Berkunjung ke pengungsi Rohingya sebagai bahagian dari kampanye Pemilu
agar kaum seagama dalam negeri yakin bahwa masalah rohingya mendapat
perhatian rezim neo-Mojopahit dan dengan begitu bisa mendapat suara
terbanyak dalam pemilu yang akan datang? hehehehehehe*


http://sp.beritasatu.com/home/presiden-jokowi-akan-kunjungi-kamp-pengungsi-rohingya/122385


*Presiden Jokowi Akan Kunjungi Kamp Pengungsi Rohingya*
*C-5* | Sabtu, 20 Januari 2018 | 22:48

   [JAKARTA] Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Luar Negeri Retno
   Marsudi dan sejumlah menteri lainnya, akan melakukan kunjungan secara
   marathon ke lima negara di Asia Selatan. Untuk empat negara akan dilakukan
   kunjungan kenegaraan yaitu Sri Lanka, Pakistan, Bangladesh, dan
   Afghanistan, sedangkan satu negara yakni India merupakan kunjungan kerja..

   Perjalanan presiden akan menghabiskan waktu sepekan pada 24-29 Januari
   2017, dimulai dari Sri Lanka pada 24-25 Januari, India 25-26 Januari,
   Pakistan 26-27 Januari, Bangladesh 27-28 Januari, dan terakhir ke
   Afghanistan pada 29 Januari. Dalam kunjungan ke Bangladesh, Presiden Jokowi
   dijadwalkan akan mengunjungi kamp pengungsi Rohingya di Cox;s Bazar yang
   berbatasan dengan Myanmar.

   “Ibu menteri luar negeri akan berangkat ke Sri Lanka pada 23 Januari
   untuk mendahului persiapan bapak presiden yang akan menuju ke sana pada 24
   Januari,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir di
   Jakarta, Jumat (19/1).

   Arrmanatha, atau biasa disapa Tata, mengatakan tema kunjungan presiden
   ke Asia Selatan adalah *Opening New Opportunities* (Membuka
   Peluang-peluang Baru) sehingga fokus utamanya adalah kerja sama ekonomi.

   “Jumlah penduduk keempat negara yang akan dikunjungi bapak presiden
   sangat besar sekali. Itu bisa mencapai lebih dari satu miliar manusia.
   Keempat negara ini pasar non-tradisional yang memiliki potensi cukup
   besar,” kata Tata.

   *Buka Kesempatan*

   Sementara itu, Direktur Asia Selatan dan Tengah Kemlu Ferdy Piay
   mengatakan inti dari kunjungan Asia Selatan adalah membuka kesempatan untuk
   peluang-peluang baru. “Karena memang khususnya negara-negara Asia Selatan,
   India tentunya sangat besar pasarnya. Kita surplus sangat besar di India,”
   ujar Ferdy.

   Khusus Bangladesh, Ferdy mengatakan Presiden Jokowi akan menekankan
   diplomasi kemanusiaan dalam kunjungan ke Bangladesh. Salah satunya,
   presiden diagendakan akan melakukan kunjungan ke kamp pengungsi Rohingya
   terbesar di Bangladesh, Cox's Bazar.

   “Sekiranya situasi dan kondisi memungkinkan, karena kamp pengungsi
   letaknya sangat jauh dari Dhaka dan perjalanan tidak mudah, kita sedang
   upayakan presiden mengunjungi kamp pengungsi dan melihat secara langsung,”
   ujar Ferdy.

   Menurut Ferdy, dalam kunjungan ke Bangladesh, Presiden Jokowi akan
   menyampaikan sejumlah pesan termasuk terus mendorong dialog dan kerja sama
   yang telah ada antara Bangladesh dan Myanmar.

   “Kita ingin bisa memberikan lebih dan kita harapkan bisa umumkan
   (bantuan) saat berada di sana,” katanya.[C-5]


   Wanita pengungsi Rohingya (tengah), yang menyeberang dari Myanmar ke
   Bangladesh, menggendong anaknya Mohammad Junaid, saat berada di asrama
   tempat penampungan di kamp pengungsi Kutupalong, Bangladesh, Jumat
   (20/10).[AP]

   Berita Terkait
   -

      Jelang Repatriasi Rohingya, Kesiapan Myanmar Diragukan
      
<http://sp.beritasatu.com/home/jelang-repatriasi-rohingya-kesiapan-myanmar-diragukan/122350>
      -

      60.000 Anak Rohingya di Rakhine State dalam Kondisi Menderita
      
<http://sp.beritasatu.com/home/60000-anak-rohingya-di-rakhine-state-dalam-kondisi-menderita/122256>
      -

      PBB : Serangan Myanmar ke Desa Rohingya Direncanakan
      
<http://sp.beritasatu.com/home/pbb-serangan-myanmar-ke-desa-rohingya-direncanakan/121941>
      -

      Pengungsi Rohingya Kekurangan Bantuan Pangan
      
<http://sp.beritasatu.com/home/pengungsi-rohingya-kekurangan-bantuan-pangan/121870>
      -

      Akibat Difteri, 9 Pengungsi Rohingya Meninggal
      
<http://sp.beritasatu.com/home/akibat-difteri-9-pengungsi-rohingya-meninggal/121865>

Kirim email ke