Yenny Wahid Masih Antre Untuk Bisa Kunjungi Ahok https://infonawacita.com/yenny-wahid-masih-antre-untuk-bisa-kunjungi-ahok/ Penulis Desy Selviany https://infonawacita.com/author/desy/ -
21/01/2018 Yenny Wahid dengan latar lukisan Gus Dur. (Foto: Antara/Saptono). INFONAWACITA.COM – Putri Presiden kelima RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid mengaku ingin mengunjungi mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Mako Brimob. Hingga kini, Yenny pun masih menunggu giliran untuk bisa menjenguk pria yang pernah mendapat Gus Dur Award ini. Yenny mengungkapkannya saat wawancara khusus dengan Beritagar.id pada Rabu (10/1/2018). Ketika ditanyai rencananya untuk menjenguk Ahok pasca resmi menjadi tahanan, Direktur Utama Wahid Foundation ini mengaku sudah berada dalam daftar antrean pengunjung. Namun, hingga kini dirinya tak kunjung mendapatkan waktu kunjungan. “Belum. Saya ikut antre tapi belum dapat juga waktunya,” kata Yenny seperti dikutip Beritagar.id https://beritagar.id/artikel/bincang/yenny-wahid-prabowo-berusaha-ubah-pikiran-saya pada Senin (15/1/2018). Kedekatan Ahok dengan mendiang Gus Dur memang tidak usah dipertanyakan lagi. Sosok Gus Dur yang dikenal sebagai tokoh pluralisme Indonesia juga memiliki peran penting dalam karir politik Ahok sebagai warga minoritas. Bahkan kedekatannya sudah dimulai sejak Ahok mencalonkan diri menjadi Gubernur Bangka Belitung pada tahun 2007 silam. Saat itu Ahok sebagai warga Tionghoa mendapat serangan kampanye hitam berupa larangan memilih pemimpin nonmuslim. Akhirnya saat kampanye, Gus Dur pun sampai turun gunung untuk mengimbau masyarakat tidak terpengaruh dengan isu Al Maidah ayat 51 yang ditujukan kepada Ahok saat itu. Bahkan, video imbauan tersebut pun menjadi salah satu barang bukti Ahok saat dituduh menistakan Alquran dalam sidang kasus penodaan agama yang ditujukan padanya saat masa kampanye Pilkada DKI Jakarta. Saat itu Ahok mau menunjukkan jika ucapannya di Kepulauan Seribu merupakan reaksi traumatiknya saat mengikuti kampanye Pilkada di Bangka Belitung sebelumnya. Kesamaan Ahok dan Gus Dur Bukan hanya itu, Ahok juga pernah menerima penghargaan dari Gus Dur Award yang diserahkan langsung oleh Yenny Wahid. Penghargaan berkategori tokoh politik dan pemerintahan itu diberikan kepada Ahok karena ia dianggap mirip dengan sosok Gus Dur yang tegas dan pemberani dalam memimpin birokrasi. Seperti diketahui Ahok sendiri resmi ditahan pada Mei 2017 karena kasus penodaan agama yang dituduhkan padanya. Hakim memutus vonis 2 tahun penjara untuk mantan Gubernur DKI Jakarta yang sudah berhasil mereformasi birokrasi di DKI Jakarta itu. Selama di rutan Mako Brimob, Ahok tidak hanya menerima kunjungan keluarga dan kuasa hukum. Ia pun menerima kunjungan dari beberapa tokoh di Indonesia seperti mantan rivalnya saat Pilkada DKI Jakarta, Agus Yudhoyono. Tokoh NU, Muhaimin Iskandar pun tercatat pernah mengunjungi Ahok di rutan Mako Brimob. (*/DS/yi)
