Selain itu ada yang pasang plastik dalam tanah, supaya air dan pupuk tidak hilang masuk jauh kedalam tanah/pasir. Di padang pasir Israel, disekeliling tananan dipasang plastik untuk mengurangi penguapan air.Ini emua mengingat jumlah air yang tebatas, yang kebetulan ditemukan sumbernya di bawah tanah.
2018-01-25 2:52 GMT+01:00 kh djie <[email protected]>: > Tidak hanya air, tetapi juga perlu pupuk organik, dan jat pengikat pasir, > pupuk organik > dan air, sejenis CMC (carboxy methyl cellulose) yang dipakai dalam ice > cream, pengental > susu coklat dan bahan cosmetic. Disamping itu tanamannya dipilih yang > tahan kekeringan > (kadar air rendah) dan mungkin juga yang tahan kadar garam agak tinggi, > seperti yang > dikembangkan di Israel, dengan menggunakan Recombinant DNA technique. > Yang sejenis CMC ini bisa diprodusir murah dengan hydrolisa terbatas dari > bahan serat (cellulose). > > 2018-01-25 2:40 GMT+01:00 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] < > [email protected]>: > >> >> >> Iyaaa, ... karena masalah utama untuk tanaman adalah air! Lha, sekarang >> GURUN PASIR pun bisa disulap jadi ladang subuuur setelah berhasil diairi, >> ... >> >> *From:* Karma, I Nengah [PT. BI-POS] >> *Sent:* Thursday, January 25, 2018 8:32 AM >> *To:* '[email protected]' ; 'Chan CT' >> *Subject:* Menambang beras di lahan bekas tambang >> >> >> Wah kalau begitui tanah tandus bekas tambang batu bara, tambang emas, >> letusan gunung berapi bisa dong di sulap menjadi sawah asal ada air >> >> >> >> *From:* [email protected] [mailto:[email protected]] >> *Sent:* Thursday, January 25, 2018 8:03 AM >> *To:* GELORA_In <[email protected]> >> *Subject:* [**EXTERNAL**] [GELORA45] Menambang beras di lahan bekas >> tambang >> >> >> >> >> Menambang beras di lahan bekas tambang >> >> *Rabu, 24 Januari 2018 19:45 WIB* >> >> [image: Menambang beras di lahan bekas tambang] >> >> *Hamparan pesawahan bekas lahan tambang pasir kuarsa desa Gantung >> Belitung Timur. (ANTARA News/Hand Out)* >> >> >> >> Jakarta (ANTARA News) - Hujan lebat mengguyur hamparan pesawahan bekas >> lahan tambang pasir kuarsa desa Gantung Belitung Timur. >> >> Di sebuah gubuk di tengah area kebun percobaan telah berkumpul kepala >> kebun percobaan dan para petani yang tergabung dengan kelompok tani. Mereka >> menggarap bekas lahan tambang pasir kuarsa menjadi area pesawahan. >> >> Kondisi tanah yang berpasir dan di bawahnya terdapat tanah hitam yang >> keras, ditambah lagi dengan lahan tersebut merupakan lahan bekas tambang, >> maka perlu perlakuan khusus untuk merubah lahan tersebut menjadi pesawahan >> yang bisa menghasilkan beras ataupun benih untuk ditanam kembali. >> >> Perlakuan khusus yang dilakukan yaitu memilih bibit yang berkualitas, >> memilih pupuk organik dan pemberian Kapur. Bibit yang dipilih langsung >> dikirim dari Balai Besar Penitian Padi, Badan Litbang Pertanian yaitu >> varietas unggul baru Inpari 19 Inpari 34 dan Inpara 2. >> >> Tentunya perlakukan khusus tersebut membutuhan pembinaan dari kepala >> Kebun percobaan kepada petani sekitar dibantu dengan penyuluh dari Dinas >> pertanian setempat.. Sehingga lahan yang tadinya tidak lagi produktif bisa >> menjadi lahan yang bisa menghasilkan pangan dan nantinya bisa menjadi >> tempat Agrowisata. >> >> Tidak mudah mengarahkan para Petani yang notabene bekas penambang timah >> dan nelayan. Apabila dihadapkan dengan pilihan menjadi nelayan atau menjadi >> petani, Ahmad Julianto menjawab: "Kalau menjadi nelayan apabila tidak >> dikayuh sampan ke laut kami tak akan makan, tapi kalau menjadi petani, >> sekali panen kami bisa menyimpan untuk cadangan makanan selama satu tahun." >> >> >> Ahmadi Julianto yang akrab dipanggil Anto oleh Petani desa Gantong adalah >> Kepala kelompok tani yang dulunya seoarang Nelayan dan penambang Timah di >> Belitung Timur. >> >> Pendekatan sosial dan mendapatkan kepercayaan dari Petani sekitar >> merupakan hal yang penting dilakukan. Kendala yang dihadapi pemerintahan >> melalui para penyuluh dan BPTP Bangka Belitung yaitu jumlah para penyuluh >> tidak berbanding lurus dengan banyaknya petani yang akan dibina. >> >> Pendekatan sosial kepada petani akan lebih mudah apabila Penyuluh yang >> ditambah untuk desa Gantong ujar Andri seorang penyuluh di desa Gantong, >> Belitung Timur. >> >> Apabila pendekatan dan kepercayaan dari petani telah didapatkan maka para >> Penyuluh akan lebih mudah menerima bimbingan atau pembinaan secara teknis, >> sehingga bahan bekas tambang bisa menjadi lahan yang bisa menghasilkan >> pangan. >> >> Tahun 2016 sinergi dari pemerintahan daerah, Balai Pengkajian teknologi >> Pertanian Bangka Belitung, (BPTP Belitung) dan para kelompok Tani telah >> memulai penanaman padi di area bekas tambang dan telah menghasilkan >> produksi sebanyak 3.2 Ton. >> >> Hasil penggujian pun menunjukkan padi yang dihasilkan aman dikonsumsi >> oleh Manusia ujar Dede Rusmawan Kepala Kebun percobaan Gantong, Belitung >> Timur. >> >> Pembentukan lahan sawah baru masih dilakukan oleh Pemerintah dibantu >> dengan para Petani. Setiap kepala keluarga mendapatkan 1 hektare sawah. >> Lahan tersebut semuanya merupakan lahan bekas tambang timah dan pasir >> kuarsa yang dimiliki pemerintah daerah dan dipinjamkan ke Petani untuk >> dikelola dengan binaan pemerintah. >> >> Diharapkan dengan bantuan pemerintah melalui UPSUS (Upaya Khusus) dengan >> Pembinaan, bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) nantinya bisa menjadikan >> Belitung, khususnya Belitung timur bisa menjadi daerah penghasil Beras dan >> menjadi desa Agrowisata sekalipun itu lahan Bekas tambang. (Rjs) >> >> Pewarta: Antara >> Editor: Ida Nurcahyani >> >> >> > >
