http://internasional.kompas.com/read/2018/01/26/16100061/sebut-penemu-benua-amerika-
bukan-columbus-tulisan-murid-sd-jadi-viral
Sebut Penemu Benua Amerika Bukan
Columbus, Tulisan Murid SD Jadi Viral
Veronika Yasinta
Kompas.com - 26/01/2018, 16:10 WIB
Monumen Christopher Colombus di Barcelona, Spanyol. (AFP/Josep Lago)
Monumen Christopher Colombus di Barcelona, Spanyol. (AFP/Josep Lago)
*CHICAGO, KOMPAS.com* - Tulisan seorang murid berusia 8 tahun di
Chicago, Amerika <http://indeks.kompas.com/tag/Amerika> Serikat, menjadi
viral <http://indeks.kompas.com/tag/viral> di media sosial. Dia menulis
jurnal untuk gurunya di mata pelajaran sejarah
<http://indeks.kompas.com/tag/sejarah>pekan ini.
Dilansir dari/The Huffington Post/, Rabu (24/1/2018), murid sekolah
dasar bernama King Johnson menulis jurnal tentang makna Hari Columbus.
Dalam tulisan itu, King memberi tahu gurunya bahwa penjelajah Eropa yang
dikenal mengarungi samudera menuju Amerika pada 1492, Christopher
Columbus <http://indeks.kompas.com/tag/Christopher-Columbus>, bukanlah
penemu benua Amerika.
"Dia tidak menemukan negara kita, tapi suku Indian," tulisnya.
King mengawali tulisannya di jurnal dengan mengaku pelajaran sejarah
hari itu tidaklah menyenangkan.
*Baca juga : **Hari Ini dalam Sejarah: Indian Pertama Dilantik Jadi
Presiden Bolivia*
<http://internasional.kompas.com/read/2018/01/22/14175621/hari-ini-dalam-sejarah-indian-pertama-dilantik-jadi-presiden-bolivia>
"Blah blah blah... saya hanya ingin Anda tidak berbicara. Anda
mengatakan sesuatu yang salah dan saya tidak bisa mendengarkan
kebohongan," tulisnya.
Di akhir jurnalnya, dia menuliskan sebuah pertanyaan yang mengecewakan
gurunya.
"Bagaimana orang kulit putih mengajar sejarah tentang orang kulit
hitam," tanya King.
Sang guru membalasnya dengan catatan yang ditulis dengan tinta merah,
tepat di bawah pertanyaan terakhir pada jurnal King.
"King, saya sangat kecewa dengan jurnalmu hari ini," tulis sang guru.
*Baca juga : Trump Ucapkan Kalimat Rasis di Hadapan Veteran Perang
Indian
<http://internasional.kompas.com/read/2017/11/28/14325081/trump-ucapkan-kalimat-rasis-di-hadapan-veteran-perang-indian>*
Ibu King, Robin Johnson, mengaku sangat bangga dengan tulisan anaknya,
kendati dia tidak berkenan dengan kalimat pembuka yang ditulis anaknya
dalam jurnal.
"Saya selalu menghabiskan waktu untuk mengajar anak saya. Pada hari
pertama libur sekolah di Hari Columbus, dia bertanya kenapa tidak masuk
sekolah," katanya.
King mengatakan dia menulis jurnal tersebut karena dia tidak menyukai
sisi gelap yang keluar dari pembohong.
"Sangat penting untuk mengatakan yang sebenarnya karena dunia harus
dipenuhi dengan kepercayaan dan cinta," ujarnya.
Unggahan jurnal King di Facebook telah dibagikan lebih dari 135.000 kali.
Beberapa orang memuji keberanian King. Sementara, warga net lainnya
berpikir kenapa sang guru tidak menggunakan momen itu sebagai sarana dialog.