*Agama semitik bilang bahwa manusia adalah ciptaan Illahi! Diciptakas
sesuai peta kehendaknya. Jadi sebaiknya kalau LGBT ditolak sebagai manusia.
maka hendaklah MUI cs adakan doaa bersama di alon-olon seperti minta hujan
di musim kemarau. Berdoa minta dengan sangat kepada Tuhan di surga atau
entah dimana beliau berdomicili supaya tidak lagi menciptakan manusia LGBT.
Jika doa diterima oleh Tuhan maka akan selesai masalahnya dan Zulkifli
Hasan dan konco-konco bin sahabat akan tambah ringan pekerjaan mereka*


*Kalau tetap ada LBGT maka itu salah siapa? hehehehehe*

http://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/18/01/27/p37gg6384-zulkifli-hasan-tolak-lgbt-jangan-pakai-tapi
Zulkifli Hasan: Tolak LGBT, Jangan Pakai Tapi

Sabtu 27 Januari 2018 15:19 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Andi Nur Aminah


[image: Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.]Ketua MPR RI Zulkifli Hasan.

Foto: mpr

*Prilaku LGBT tetap harus dikriminalkan, baik mereka di ruang terbuka atau
tertutup.*

REPUBLIKA.CO.ID, RIAU -- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR),
Zulkifli Hasan menegaskan perilaku LGBT tidak boleh berkembang di
Indonesia. Sebelumnya politikus Partai Amanat Nasional (PAN) gencar
diberitakan mengeluarkan pernyataan sebaliknya. "Tolak LGBT, tanpa
terkecuali, jangan pakai tapi," kata Zulhas saat melakukan kunjungan kerja
ke Riau, Pekanbaru, Sabtu (27/1).


Ia menjelaskan yang dimaksud dengan LGBT adalah perilaku menyimpang kepada
anak di bawah 18 tahun. Kemudian terhadap orang dewasa di atas 18 tahun.
"Jadi tetap harus dikriminalkan. Mau di ruang terbuka atau tertutup. Kalau
di ruang tertutup boleh, sama saja kita memperbolehkan LGBT," ujar Zulhas.

Ia melanjutkan saat ini yang paling penting adalah pengawasan terhadap
partai-partai yang menyatakan penolakan terhadap perilaku tersebut.
Penentuan pembahasan aturannya berlangsung di komisi III DPR RI, Senin
(29/1).

Ketika disinggung soal pernyataannya di Surabaya, Zulhas enggan menanggapi.
"*Kan* sudah selesai semuanya," tutur Mantan Menteri Kehutanan era Presiden
Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Kirim email ke