----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: kh djie [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>Kepada: Gelora45 <[email protected]>; Sunny 
ambon <[email protected]>Terkirim: Sabtu, 27 Januari 2018 14.47.43 
GMT+1Judul: Re: [GELORA45] Zulkifli Hasan: Tolak LGBT, Jangan Pakai Tapi
     

Bagaimana lantangnya dia berteriak, kalau kebetulan di sanak saudaranya ada 
yang LGT, ya ??
2018-01-27 14:27 GMT+01:00 Sunny ambon [email protected] [GELORA45] 
<[email protected]>:

     








Agamasemitik bilang bahwa manusia adalah ciptaan Illahi! Diciptakas sesuaipeta 
kehendaknya. Jadi sebaiknya kalau LGBT ditolak sebagai manusia.maka hendaklah 
MUI cs adakan doaa bersama di alon-olon seperti mintahujan di musim kemarau. 
Berdoa minta dengan sangat kepada Tuhan disurga atau entah dimana beliau 
berdomicili supaya tidak lagimenciptakan manusia LGBT. Jikadoa diterima oleh 
Tuhan maka akan selesai masalahnya dan ZulkifliHasan dan konco-konco bin 
sahabat akan tambah ringan pekerjaan mereka




Kalautetap ada LBGT maka itu salah siapa? hehehehehe

http://nasional.republika.co. id/berita/nasional/politik/18/ 
01/27/p37gg6384-zulkifli- hasan-tolak-lgbt-jangan-pakai- tapi

Zulkifli Hasan: Tolak LGBT, JanganPakai Tapi

Sabtu 27 Januari 2018 15:19 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Andi Nur Aminah
   



KetuaMPR RI Zulkifli Hasan. 

Foto: mpr 

Prilaku LGBT tetap harus dikriminalkan, baik mereka di ruangterbuka atau 
tertutup.

REPUBLIKA.CO.ID, RIAU -- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat(MPR), Zulkifli 
Hasan menegaskan perilaku LGBT tidak boleh berkembangdi Indonesia. Sebelumnya 
politikus Partai Amanat Nasional (PAN)gencar diberitakan mengeluarkan 
pernyataan sebaliknya. "TolakLGBT, tanpa terkecuali, jangan pakai tapi," kata 
Zulhas saatmelakukan kunjungan kerja ke Riau, Pekanbaru, Sabtu (27/1).
 

 
  
Ia menjelaskan yang dimaksud dengan LGBT adalah perilaku menyimpang kepada anak 
di bawah 18 tahun. Kemudian terhadap orang dewasa di atas 18 tahun. "Jadi tetap 
harus dikriminalkan. Mau di ruang terbuka atau tertutup. Kalau di ruang 
tertutup boleh, sama saja kita memperbolehkan LGBT," ujar Zulhas.
 
Ia melanjutkan saat ini yang paling penting adalah pengawasanterhadap 
partai-partai yang menyatakan penolakan terhadap perilakutersebut. Penentuan 
pembahasan aturannya berlangsung di komisi IIIDPR RI, Senin (29/1). 

Ketika disinggung soal pernyataannya di Surabaya, Zulhas engganmenanggapi. "Kan 
sudah selesai semuanya," tuturMantan Menteri Kehutanan era Presiden Susilo 
Bambang Yudhoyono ini.





   

    

Kirim email ke