Dari milis lain : Lama kelamaan akan menjadi jauh lebih banyak Walikota yang Muslim di Inggris dan seperti ramalan Ghadaffy, Muslim akan menguasai Eropah tanpa letusan sebuah pelurupun juga. Mungkin kita2 yang sudah uzur tidak akan melihat ini menjadi kenyataan. Situasi seperti ini cepat atau lambat, akan diperparah dengan tsunami pengungsi Kaum Muslim dari Timur Tengah ke Eropah, karena negara2 dorang diserang dan dihancurkan. Sarang lebah di hutan baik2 tanpa gangguan apa2, lalu di-ogrok2 dan keruan saja jutaan lebahnya berterbangan masuk ke rumah2 orang2 iseng yang mengganggu. Amerika yang mau makan nangka, Eropah Barat diajak membuka nangka, nangkanya kagak enak, ditinggal begitu saja dan Eropah yang bayar. Dicicil sampai bayarannya tuntas lunas dimasa depan, entah berapa banyak dan entah berapa lama.
Jadi jangan heran kalo terjadi Brexit, jangan heran kalo Amerika bujuk2 konco2nya di Eropah untuk tidak masuk jadi anggota AIIB tapi kagak mempan. Jangan heran kalo TPP prakarsa Obama tidak laku, bahkan Amerika sendiri ngiprit dari sana. Jangan pula heran kalo Amerika kalah telak dalam voting di Majelis Umum PBB ditinggal konco2nya. Jangan heran kalo Amerika sudah mulai terisolir. Itu dosa yang sudah tidak bisa ditebus. Kesalahan yang sudah tidak bisa diperbaiki, tinggal tunggu terima akibatnya saja yang tidak mudah untuk diprediksi sampai berapa lama dan seberapa besar pula akibatnya. Kalo keledai saja tidak akan terperosok d=kedalam lubang yang sama, maka konco2 Amerika di Eropah akan lebih bodoh dari keledai kalo masih mau diajak melakukan aggresi menyerang negara lain demi kepentingan Amerika. Sebaliknya, Inggris akan merndapatkan buah dari Brexit melalui kerjasama dengan Cina atas kebijakan sendiri. NATO akan bernasib sama dengan negara2 Pakta Warsawa, cepat atau lambat. Hantu Komunis yang di-tunggu2 belum juga datang, yang datang malah hantu dari Nafsu Hegemony. Kita2 sudah terlalu tua untuk bisa menyaksikan apa yang akan terjadi. Que sera, sera!
