Aksi sosial gereja dituding upaya kristenisasi, bupati Bantul 'akan cegah' 
intoleransi http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42889804 Mehulika SitepuBBC 
Indonesia
 9 jam lalu

 Bagikan artikel ini dengan Facebook 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42889804#  Bagikan artikel ini dengan 
Twitter http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42889804#  Bagikan artikel ini 
dengan Messenger http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42889804#  Bagikan 
artikel ini dengan Email 
mailto:?subject=Shared%20from%20BBC%20Indonesia&body=http%3A%2F%2Fwww.bbc.com%2Findonesia%2Findonesia-42889804
  Kirim http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-42889804#share-tools




 
 Hak atas fotoED WRAY/GETTY IMAGES Sebuah aksi sosial gereja di Kabupaten 
Bantul, Yogyakarta, terpaksa dibatalkan karena dianggap upaya kristenisasi oleh 
beberapa kelompok Islam setempat. Di tempat ini pulalah pernah terjadi 
penolakan atas seorang camat yang beragama Katolik.
 Rencananya jemaat Gereja Santo Paulus akan menjual sembako murah sebagai 
bagian dari acara perayaan ulang tahun gereja, yang berlangsung selama beberapa 
hari. Namun aksi hari Minggu lalu itu (28/01) batal karena ditolak ormas Islam 
dengan tuduhan kristenisasi.
 Bupati Bantul Suharsono mengaku masih ingin memastikan masalahnya.
 "Permasalahannya yang pasti saja kan saya belum tahu tapi tadi dari hasil 
diskusi, laporan bersama pak kapolda, arahannya diadakan di satu tempat saja, 
di gereja misalnya," kata Suharsono.
 Dunia dilanda krisis pengungsi, Indonesia dilanda intoleransi 
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2016/02/160223_indonesia_laporan_amnesty
 Franz Magnis: 'Negara tak boleh izinkan intoleransi' 
http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/08/150816_indonesia_politik_franzmagnis
 Komnas HAM: Pemda mulai berani atasi aksi-aksi intoleran 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38566604 Suharsono pun mengatakan akan 
berupaya untuk mempertemukan kedua pihak untuk mencegah intoleransi agama 
berkembang di wilayahnya.
 "Yang jelas, agama itu legalitasnya diakui oleh pemerintah wajib kita 
amankan," tambah Suharsono.
Hak atas fotoBBC INDONESIAImage captionBupati Suharsono mengatakan akan 
berupaya untuk mempertemukan kedua pihak untuk mencegah intoleransi agama 
berkembang di wilayahnya. Gereja Santo Paulus membantah tuduhan kristenisasi 
dan mengaku acara sosial itu sengaja dilakukan di rumah Kepada Dusun Jaranan 
karena ingin membaur dengan masyarakat setempat.
 "Karena memang prinsipnya supaya kita bisa membaur. Gereja bukanlah instansi 
yang eksklusif tapi kita inklusif. Kita harus ajur-ajer (berbaur) dengan 
masyarakat sekitar," ungkap ketua panitia acara, Agustinus Kelikasih.
 Agustinus pun menambahkan bahwa acara bakti sosial sudah sering dilakukan oleh 
komunitas gerejanya.
 "Sering, sangat sering. Kita bakti sosial itu di dalam duku (dusun), bahkan 
hari Bhayangkara kemarin kita lakukan di daerah Potorono, sudah sering, biasa."
Hak atas fotoDIMAS ARDIAN/GETTY IMAGESImage captionKelompok Front Jihad Islam 
dan Forum Umat Islam dilaporkan berkeras agar acara dilakukan di areal gereja. 
Kelompok Front Jihad Islam dan Forum Umat Islam dilaporkan berkeras agar acara 
dilakukan di areal gereja dan panitia pun kemudian membatalkan demi menjaga 
suasana dan keamanan.
 BBC berupaya menghubungi kedua kelompok yang menuduh kristenisasi itu namun 
tidak berhasil.
 Insiden intoleransi agama ini bukan pertama kali di Kabupaten Bantul, karena 
tahun lalu seorang camat beragama Katolik ditolak sekelompok warga 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38892990.
 Penolakan camat Katolik di Yogyakarta kuatkan predikat 'Yogyakarta yang 
paradoks' http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38565426 Tidak Semua Warga 
Pajangan Bantul Menolak Camat beragama Katolik 
http://www.bbc.com/indonesia/indonesia-38621335 Menurut Aliansi Nasional 
Bhineka Tungga Ika (ANBTI), Kabupaten Bantul, Sleman dan Gunung Kidul adalah 
tempat yang paling intoleran di Yogyakarta karena menjadi domisili ormas 
keagamaan yang dianggap intoleran.
 "Mereka punya sekretariat di wilayah Kabupaten Bantul. Ini juga yang menjadi 
(pemicu) munculnya peristiwa-peristiwa yang kita tengarai sebagai tindakan 
intoleransi," kata Agnes Dwi Rusjiati, Koordinator ANBTI wilayah DIY.
 Di provinsi itu, ANBTI mencatat selama 2017 terdapat 10 kejadian intoleran, 
dan belum ada yang diproses secara hukum.
 "Dari proses yang terjadi di Yogyakarta secara khusus soal tindakan 
intoleransi ini, belum pernah kelompok-kelompok yang menggunakan atribut 
keagamaan dan menjadi pelaku, mendapat proses hukum," papar Agnes.
Hak atas fotoGETTY IMAGESImage captionSelama 2017 terdapat 10 kejadian 
intoleran di DI Yogyakarta, dan belum ada yang diproses secara hukum. Agnes 
menambahkan bahwa bukannya menangani "kelompok-kelompok yang melakukan gangguan 
itu, aparat justru mendorong kelompok masyarakatnya ditekan".
 Polisi Yogyakarta berkilah bahwa selama ini belum ada laporan resmi yang 
diberikan ke polisi.
 "Kembali lagi kepada prinsip dasar pemeriksaan. Kalau kami sudah memeriksa 
orang, membuat berita acara pemeriksaan kepada orang, itu artinya tindakan pro 
justicia itu sudah berjalan. Selama ini kami tidak pernah menerima laporan 
polisi (untuk) persekusi," kata juru bicara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, 
AKBP Yulianto.
 Insiden intoleransi lainnya di Yogyakarta yang dicatat ANBTI adalah penolakan 
kebaktian Gereja Tuhan dengan tuduhan kristenisasi, penolakaan IMB GKJ 
Wonosari, serta penyegelan Gereja Isa Almasih di Sleman.

 

Kirim email ke