Jumlah Pengguna Internet di Tiongkok Tercatat 772 Juta Orang
2018-02-01 11:28:06 CRI
Laporan Statistik Kondisi Perkembangan Internet Tiongkok ke-41 yang
diumumkan Pusat Informasi Jaringan Internet Tiongkok (CNNIC) pada hari Rabu
(31/01) menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet di Tiongkok telah mencapai
772 juta orang. Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa jumlah pengguna
berbagai aplikasi ponsel seperti pembayaran elektronik, belanja online,
permainan online, pesan-antar online, sepeda berbagi, perbankan elektronik dan
pemesanan perjalanan terus menunjukkan tren kenaikan.
Laporan tersebut menunjukkan, terhitung sampai bulan Desember 2017,
jumlah pengguna internet mencapai 772 juta orang dan tingkat penetrasinya
mencapai 55,8 persen, yang berarti telah melampaui tingkat penetrasi rata-rata
di seluruh dunia sebesar 51,7 persen. Sepanjang tahun 2017, jumlah pengguna
internet terus mempertahankan tren pertumbuhan, di mana terdapat 40,74 juta
pengguna baru. Sementara itu, jumlah pengguna internet seluler di Tiongkok
tercatat 753 juta orang. Dengan demikian, jumlah pengguna internet seluler
telah mencapai 97,5 persen dari total pengguna internet keseluruhan pada tahun
2017, atau melampaui angka 95,1 persen pada tahun 2016.
Wakil Direktur CNNIC Zhang Xiao menerangkan, perkembangan pesat internet
seluler telah mendorong pertumbuhan jumlah pengguna internet Tiongkok.
Laporan menunjukkan bahwa pengguna internet Tiongkok sangat aktif dalam
penggunaan aplikasi internet. Pada tahun 2017, jumlah pelanggan berbagai
aplikasi internet menunjukkan kenaikan, di antaranya jumlah pengguna aplikasi
pesan-antar online mengalami pertumbuhan sebesar 64,6 persen; jumlah pengguna
aplikasi hiburan online seperti aplikasi siaran langsung naik 22,6 persen.
Selain itu, jumlah pengguna aplikasi berbagi sepeda di seluruh negeri Tiongkok
mencapai 221 juta orang. Sepeda berbagi telah menjangkau kota-kota utama dan
berekspansi ke 21 negara lainnya. Jumlah pengguna pembayaran elektronik tumbuh
pesat mencapai 527 juta orang.
Sementara itu, sektor usaha ritel online Tiongkok tahun 2017 mencapai
7,18 triliun yuan, atau naik 32,2 persen dibandingkan tahun 2016, yang
merupakan rekor tertinggi dalam sejarah. Zhang Xiao berpendapat, seluruh sektor
usaha pedagang online tengah bertransformasi menuju ke tahap berkualitas tinggi.
Selain itu, laporan juga menunjukkan, pada tahun 2017, penelitian dan
pengembangan aplikasi kecerdasan buatan (AI) Tiongkok juga mencapai prestasi
yang menonjol. Terhitung sampai bulan Juni tahun 2017, jumlah total perusahaan
kecerdasan buatan di seluruh dunia mencapai 2.542 perusahaan. Di antaranya,
1078 perusahaan terletak di AS, dan Tiongkok berada di urutan kedua dengan
total 592 perusahaan kecerdasan buatan. Berkat dukungan kebijakan pemerintah,
Tiongkok telah mencapai perkembangan pesat di bidang-bidang teknologi baru
seperti 5G, super komputer, telekomunikasi kuantum, komputasi kuantum dan
blokchain.