Seperti misalnya haram punya pemimpin non muslim, orang muslim yg memilih atau 
mendukung atau simpati pada pemimpin non muslim namanya munafik, haram 
menyalatin jenasah simpatisan non muslim, dlsb dlsb.Hanya membahas ayat dan 
hadis kok.

kutipan:“Kalau ceramahnya tidak memihak, hanya bicara tentang ayat quran dan 
hadis, sebagai pengetahuan (tidak masalah),” ujar JK usai menghadiri acara 
kuliah Duha bersama ustaz Abdul Somad di masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Minggu 
(4/2).


---In [email protected], <chalik.hamid@...> wrote :

Home Nasional Berita Politik


Wapres JK Tak Larang Ustaz Ceramah soal Politik di Masjid
Priska Sari Pratiwi , CNN Indonesia | Minggu, 04/02/2018 11:42 WIBBagikan :     
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, ustaz atau ulama boleh melakukan ceramah 
bermuatan politik di masjid, dengan syarat, tak melakukan kampanye. (Dok. Biro 
Setpres)Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan, tak 
ada larangan bagi ustaz maupun ulama untuk melakukan ceramah bermuatan politik 
di masjid. Namun, dengan syarat, ceramah itu tak bertujuan untuk kampanye atau 
memberikan dukungan. 

“Kalau ceramahnya tidak memihak, hanya bicara tentang ayat quran dan hadis, 
sebagai pengetahuan (tidak masalah),” ujar JK usai menghadiri acara kuliah Duha 
bersama ustaz Abdul Somad di masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Minggu (4/2).

JK yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini 
mengatakan, larangan kampanye di masjid secara tegas telah diatur dalam 
undang-undang. Menurutnya, selama ceramah yang disampaikan hanya untuk 
referensi pengetahuan, hal itu masih diperbolehkan. 

| 
Lihat juga:
 Wapres JK dan Ustaz Abdul Somad Salat Subuh Berjemaah |

“Kalau hanya sebagai referensi tidak apa-apa, yang dilarang itu kan kampanye,” 
katanya. 


Beragam bentuk politisasi masjid sebelumnya ditolak oleh Forum Silaturahmi 
Takmir Masjid seluruh Jakarta. Hal ini didasari keprihatinan karena sejumlah 
masjid di Jakarta kerap dijadikan panggung politik oleh beberapa ormas. 

| 
Lihat juga:
 Kesan Ustaz Somad Salat Subuh dan Sarapan Bareng Wapres JK |

Menurut mereka, pembahasan politik di masjid semestinya menciptakan toleransi 
di masyarakat, bukan caci maki dan hinaan. 

Meski tak menyebut kelompok mana yang menggunakan masjid untuk berpolitik, 
beberapa masjid di Jakarta memang pernah digunakan Alumni 212 sebagai titik 
kumpul sebelum menggelar aksi unjuk rasa. Bahkan ceramah beemuatan politik juga 
disampaikan saat massa aksi berkumpul di masjid. (agi)

Kirim email ke