Ooooo, dia tidak merasa seorang kapitalis!!! Kayak orang revisionis tidak merasa dan mencak-mencak dibilang revisionis, walaupun sudah merevisi banyak prinsip dasar Marxisme. Nah, ini betul-betul ridiculous!!! Barangkali dia mau membangun sosialisme a la Deng di Indonesia.
Hary Tanoe Sebut Indonesia Belum Makmur Karena Anut Sistem Kapitalisme JEPARA - Group Chairman & CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengisi kuliah umum di Universitas Islam Nadlatul Ulama (UNISNU), Jepara, Jawa Tengah.. Dalam kuliah umum yang dihadiri 1.500 mahasiswa itu, Hary Tanoe menjelaskan bahwa Indonesia belum mencapai kemakmuran usai mencapai kemerdekaan 71 tahun lalu.Menurut Hary Tanoe, penyebab rakyat belum merasakan kemakmuran berpangkal pada sistem ekonomi kapitalis yang dianut Indonesia. Dia menuturkan aturan-aturan yang ada tidak pernah berpihak pada rakyak miskin."Selama ini Indonesia menganut sistem ekonomi kapitalisme. Satu peraturan dibuat sama untuk kaya dan miskin. Yang kaya makin mapan, yang di bawah ya itu-itu saja. Kapan kita jadi negara maju," ujar Hary Tanoe.Rencananya usai dari Jepara, Hary Tanoe akan bertolak ke Rembang, dan Pati. Di Rembang, Hary Tanoe akan melantik 294 Pengurus Ranting Partai Perindo dan menyerahkan 50 ekor kambing bagi warga di sana. Adapun di Pati, Hary Tanoe akan melantik Pengurus Ranting Partai Perindo dan menyerahkan 50 kambing bagi warga setempat.
