Banjir Jakarta, Anies Baswedan Sebut Total 6.532 Jiwa MengungsiReporter:  
Muhammad HendartyoEditor:  Dwi ArjantoSelasa, 6 Februari 2018 11:17 WIB 
Foto udara banjir yang merendam kawasan Kampung Melayu, Jakarta, 6 Februari 
2018. Banjir akibat luapan Kali Ciliwung telah merendam sejumlah permukiman di 
Jakarta. Ketinggian air di sejumlah tempat bahkan tercatat mencapai dua meter. 
TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, terdapat 
6.532 pengungsi akibat banjir Jakarta, yang terjadi sejak Senin, 5 Februari 
2018. Di catatan Anies, jumlah terbanyak berada di wilayah Jakarta Selatan, 
yaitu 3.900 jiwa dan di Jakarta Timur 2.632 jiwa.

"Kalau bicara tentang efek dari kejadian banjir Jakarta ini, totalnya di 
Jakarta ada 140 rukun tetangga (RT) dan 48 rukun warga (RW) yang terimbas 
langsung. Jumlah pengungsi sampai dengan tadi pagi, pukul 06.00 berjumlah 
6.532," katanya, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 6 Februari 2018.

Baca : Banjir Jakarta, Sebagian Warga Rawajati Enggan Mengungsi

Menurut Anies, dari pantauan sampai dengan pagi tadi, kebutuhan para pengungsi, 
yaitu menyangkut tempat untuk mengungsi, kemudian selimut alas tidur sudah 
terpenuhi dengan baik, begitu juga makanan semua posisinya siap.

"Sampai dengan tadi malam, posisinya tersuplai dengan baik, pagi ini juga 
begitu, semua siap," tuturnya.

Banjir melanda beberapa wilayah di Jakarta akibat curah hujan yang tinggi di 
Bogor. Wilayah yang paling banyak terdampak, yaitu Jakarta Selatan dan Jakarta 
Timur, yang sudah terkena banjir sejak sore hingga malam hari.

Lebih lanjut, Anies mengatakan pompa mobile juga semuanya siap. "Itu update 
terbaru. Sambil kita pantau, mudah-mudahan air di lingkungan mereka bisa segera 
surut," ujarnya soal banjir Jakartadalam dua hari terakhir.

Kirim email ke