Boleh ditiru gubernur atau bupati di Papua ancam pecat
petugas di suku2 yang mengalami kelaparan, kekurangan gizi,
kalau laporannya terlambat.......... ?
Tetapi bagaimana apa ada listrik, ada internet verbinding, ada
walkie talkie,radio verbinding atau harus sedia banyak batterij ?

2018-02-07 6:13 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
>
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
> *Dari:* 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>
> *Kepada:* GELORA_In <[email protected]>
> *Terkirim:* Rabu, 7 Februari 2018 01.14.43 GMT+1
> *Judul:* Fw: [GELORA45] Presiden ancam copot pangdam-,kapolda yang gagal
> atasi karhutla
>
>
>
>
>
> *From:* 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]
> *Sent:* Wednesday, February 7, 2018 4:22 AM
>
>
>
>
> https://www.antaranews.com/berita/683509/presiden-ancam-
> copot-pangdam-kapolda-yang-gagal-atasi-karhutla
> Presiden ancam copot pangdam-kapolda yang gagal atasi karhutla
>
> Selasa, 6 Februari 2018 11:13 WIB
> Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo mengancam pangdam dan kapolda
> yang di wilayahnya terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) namun tidak
> bisa ditanggulangi dengan cepat.
>
> "Kalau di wilayah saudara ada kebakaran dan tidak tertangani dengan baik,
> aturan main tetap sama: dicopot," kata Presiden saat memberi pengarahan
> kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan
> Lahan Tahun 2018 di Istana Negara Jakarta, Selasa.
>
> Presiden mengungkapkan bahwa ia telah berjanji bersama Panglima TNI dan
> Kapolri terkait aturan main tersebut dan telah diterapkan pada tahun
> sebelumnya.
>
> "Mungkin banyak danrem yang pindah, Kapolda sudah ganti, kapolres, danrem,
> dandim sudah ganti. Yang baru mungkin belum tahu aturan main kita, sudah,
> tegas ini saya ulang lagi, paling kalau ada kebakaran, saya telepon
> Panglima, ganti pangdamnya. kalau di provinsi mana, telepon Kapolri, ganti
> kapolda," katanya.
>
> Jika yang terjadi karhutla di wilayah lebih kecil maka kapolres atau
> danrem maupun dandim yang akan dicopot.
>
> "Ini langkah untuk gerakkan satgas. Kalau ganti gubernur tidak bisa," kata
> Presiden.
>
> Dalam kesempatan ini, Kepala Negara juga memberikan apresiasi yang tinggi
> karena dalam dua tahun terakhir (2016-2017) sudah ada lompatan kemajuan
> yang sangat signifikan dalam rangka penanganan karhutla.
>
> Jokowi menyebutkan data yang diberikan kepadanya ada penurunan titik api
> (hotspot) yang sangat signifikan.
>
> "Pada 2015 ada 21.929 hotspot. kemudian 2016 turun drastis jadi 3.915,
> 2017 turun jadi 2.567 hotspot, penurunan yang sangat jauh sekali,"
> ungkapnya.
>
> Presiden ingin prestasi pada dua tahun terakhir ini bisa berlanjut dalam
> penanganan karhutla.
>
> Jokowi juga ingin pembentukan satgas penaganan karhutla melibatkan
> masyarakat dan perusahaan, bupati/walikota, gubernur, pangdam, danrem,
> dandim, kapolda, kapolres yang ada di daerah.
>
> "Jadi yang efektif kita lakukan adalah gerakkan seluruh perusahaan,
> masyarakat, dan organisasi-organisasi yang sampai di bawah. Di polri sampai
> Babinkamtibmas, di TNI sampai Bambinsa. Ini akan efektif untuk gerakkan
> masyarakat, perusahaan," katanya.
>
> Presiden juga mengungkapkan bahwa negara tetangga tidak komplain lagi
> masalah asap dalam dua tahun terakhir ini.
>
> "Saya ketemu PM singapura, PM Malaysia, pasti komplain yang masuk ke saya,
> asap, pasti, tapi pada 2016-2017 kemarin bertemu terakhir di India, dua
> orang PM sudah salami kita. 2018, seperti 2016-2017, saya sudah ngomong,
> saya sudah jamin," katanya.
>
> Untuk itu, Presiden mengingatkan agar pada tahun ini tidak terjadi bencana
> asap lagi karena dirinya telah berjanji kepada PM Singapura dan PM Malaysia.
>
> "Begitu ada asap, muka kita ditaruh di mana," kata Presiden mengingatkan.
>
> Pewarta: Joko Susilo
> Editor: Fitri Supratiwi
> COPYRIGHT © ANTARA 2018
>
>
>
>
>
>
> 
>

Kirim email ke