Apa Novanto pernah disusui oleh SBY ? 2018-02-07 6:30 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] < [email protected]>:
> > > > > ----- Pesan yang Diteruskan ----- > *Dari:* 'j.gedearka' [email protected] [perhimpunanpersaudaraan] < > [email protected]> > *Kepada:* "[email protected]" <[email protected]>; > [email protected] <[email protected]>; " > [email protected]" <[email protected]>; Persaudaraan < > [email protected]>; Sahala Silalahi < > [email protected]> > *Terkirim:* Selasa, 6 Februari 2018 21.37.12 GMT+1 > *Judul:* [perhimpunanpersaudaraan] SBY Peribahasakan Novanto "Air > Susu,Dibalas Air Tuba" > > > > > http://nasional.kompas.com/read/2018/02/06/17495311/sby- > peribahasakan-novanto-air-susu- > > dibalas-air-tuba > SBY Peribahasakan Novanto "Air Susu > Dibalas Air Tuba" > Estu Suryowati > Kompas.com - 06/02/2018, 17:49 WIB > [image: Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di Bandara > Adi Soemarmo Solo, Kamis (30/11/2017).] > Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba di Bandara Adi > Soemarmo Solo, Kamis (30/11/2017).(KOMPAS.com/Labib Zamani) > > *JAKARTA, KOMPAS.com* �— Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY > <http://indeks.kompas.com/tag/SBY>) menyebut perilaku mantan Ketua Umum > Golkar Setya Novanto <http://indeks.kompas.com/tag/Setya-Novanto> ibarat > peribahasa "Air susu dibalas dengan air tuba". > > Sebab, menurutnya, kebaikan hati SBY nyatanya dibalas perlakuan yang tidak > menyenangkan dari Novanto. > > SBY mengatakan, ia pernah meminta kader Demokrat untuk tidak merisak > Novanto atas rentetan musibah yang menimpa mantan Ketua DPR itu. > > "Waktu Pak Setya Novanto di-*bully*, macem-macem *bully*-annya dulu, dari > ICU, kemudian sehat walafiat, kemudian kecelakaan, kemudian luka-luka > banyak benjolannya, semua saya larang: Teman-teman, Saudara-saudara jangan > ikut-ikutan melakukan *bully*. Tidak baik, tidak baik," kata SBY di > Jakarta, Selasa (6/2/2018). > > (Baca juga: SBY: Tuduhan Novanto ke Ibas Ganjil dan Menggelikan... > <http://nasional.kompas.com/read/2018/02/06/17411221/sby-tuduhan-novanto-ke-ibas-ganjil-dan-menggelikan> > ) > > "Tapi, tampaknya air susu dibalas dengan air tuba," kata dia lagi. > > Dalam sidang pemeriksaan dugaan kasus tindak pidana korupsi pengadaan > e-KTP, Novanto memamerkan buku catatannya. Di dalamnya ada nama anak bungsu > SBY, yakni Edhie Baskoro Yudhoyono ( Ibas > <http://indeks.kompas.com/tag/Ibas>). > > Hal inilah yang membuat SBY merasa Novanto layak diibaratkan air susu > dibalas dengan air tuba. SBY pun mendukung Ibas untuk memperoleh hak > keadilannya. > > "Dia juga warga negara. Sudah terlalu banyak fitnah yang dialami. Mari > kita berikan jalan juga bagi seorang Edhie Baskoro Yudhoyono untuk > mendapatkan keadilannya," pungkas SBY. > > > > *Tentang nama Ibas* > > Setya Novanto selalu membawa buku hitamnya saat persidangan. Kepada media, > Novanto menyebutkan ada catatan terkait proyek e-KTP > <http://indeks.kompas.com/tag/proyek-e-KTP> dalam buku itu. > > Seperti dikutip dari *Tribunnews.com,* pada persidangan Senin (5/2/2018) > terlihat di buku tersebut ada sebuah kalimat menonjol, yakni "Justice > Collabolator", yang ditulis dengan tinta hitam dan disertai tiga tanda seru. > > Selain kata Justice Collabolator, ada juga tulisan "Nazaruddin" dengan > garis ke bawah, USD 500.000. Kata lainnya adalah "Ibas" dan "Ketua Fraksi". > > (Baca juga: Pengacara Samakan Buku Hitam Novanto seperti Black Box Pesawat > <http://nasional.kompas.com/read/2018/02/05/15050921/pengacara-samakan-buku-hitam-novanto-seperti-black-box-pesawat> > ) > > Ditanya lebih lanjut soal apakah Ibas yang dimaksud adalah Ketua Fraksi > Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono? > > Setya Novanto menjawab, "*No comment*." > > Ditanya soal apakah pihaknya juga akan meminta agar Puan Maharani, yang > saat proyek e-KTP bergulir masih menjabat sebagai ketua Fraksi PDI > Perjuangan, untuk dihadirkan di persidangan, jawaban Setya Novanto sama. > > "*No comment*-lah," ujarnya. > > Setelah tersorot media soal catatan tangan di buku hitamnya, Setya Novanto > menyembunyikan catatan tersebut. > > Dia bahkan tidak lagi menulis di buku catatan tersebut, melainkan menulis > di lembaran kertas. > > Mantan Ketua DPR ini mengakui dirinya trauma karena tulisan tangannya > kembali terungkap di media. > SBY membantah melakukan intervensi terhadap proyek pengadaan KTP > elektronik.(Kompas TV) > > > > > > > >
