*Apakah suara gubernur mendapat persetujuan dari penguasa yang lebih tinggi
dan tertinggi, karena mereka juga mempunyai kepentingan bisnis.*


https://ambon.antaranews.com/berita/43007/gubernur--ekspor-harus-dokumen-dari-maluku
Gubernur : ekspor harus dokumen dari Maluku

Sabtu, 3 Februari 2018 17:46 WIB

Gubernur Maluku Said Assagaff (Rofinus E. Kumpul)

Ambon, 3/2 (Antaranews Maluku) - Gubernur Maluku, Said Assagaff mengarahkan
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis agar ekspor ikan haruslah
mendapatkan dokumen dari daerah ini, karena selama ini memanfaatkan kota
tujuan antarpulau yakni Surabaya, Jawa Timur maupun Denpasar, Bali.

"Kan sudah sering kali dilakukan ekspor ikan. Hanya saja memanfaatkan
dokumen dari Denpasar tujuan Sidney, Australia dan Surabaya ke Singapura,"
kata Gubernur Said Assagaff dikonfirmasi, Sabtu.

Ekspor perdana ke Sidney, Australia pada 16 Januari 2018 dan Singapura 1
Februari 2018 oleh PT Harta Samudera.

Ekspor ikan tuna segar sirip kuning (yellowfin) ke Sydney lebih dari
sepuluh kilogram, sedangkan ke Singaura 54 Kg.

Karena itu, OPD teknis sedang berkoordinasi dengan berbagai pemangku
kepentingan seperti Bea Cukai, Stasiun Karantina, PT. Angkasa Pura Bandara
Pattimura Ambon dan Garuda Indonesia untuk kebutuhan dokumen ekspor
langsung dari Ambon.

"Kami memprogramkan paling terlambat pada April 2018, para pengusaha yang
melakukan ekspor bisa memanfaatkan dokumen langsung dari Ambon," tandas
Gubernur.

Sedangkan, Sales Manager PT Garuda Indonesia Cabang Ambon, Agny Gallus
Pratama mengemukakan, manajemennya memprogramkan mengekspor satu ton ikan
tujuan Singapura.

"Mudah - mudahan dua pekan lalu bisa direalisasikan ekspor dalam jumlah
satu ton tersebut," katanya.

Agny mengakui, ekspor langusng yang dilakukan tidak terlepas dari
sinergitas Garuda Indonesia dengan Bea Cukai, Stasiun Karantina, PT Angkasa
Pura Bandara Pattimura Ambon, Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta
Dinas Kelautan dan Perikanan provinsi Maluku.

Sebelumnya proses ekspor produk perikanan ke negara tujuan melalui rute
Ambon - Jakarta atau Surabaya.

Banyak produk dari Maluku yang menjadi komoditas ekspor, tetapi proses
pengepakan akhirnya selalu dilakukan di luar daerah sehingga nilai
ekspornya menjadi miliki daerah tersebut.

"Kami siap mengoperasikan pesawat ke negara tujuan melalui melalui Jakarta
karena bila dikirim ke Makassar, Surabaya atau Jakarta harus dikemas ulang
sehingga nilai ekspornya menjadi milik daerah itu," tegas Agny.

Pewarta : *Alex Sariwating*
<https://ambon.antaranews.com/berita/43007/gubernur--ekspor-harus-dokumen-dari-maluku#>
Editor: John Nikita

Kirim email ke