https://nasional.tempo.co/read/1060098/tkw-sekarat-di-dekat-anjing-hanif-dhakiri-penyiksanya-ditangkap?
TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_4
TKW Sekarat di Dekat Anjing, Hanif Dhakiri:
Penyiksanya Ditangkap
Reporter:
Syafiul Hadi
Editor:
Kukuh S. Wibowo
Selasa, 13 Februari 2018 00:28 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1060098/tkw-sekarat-di-dekat-anjing-hanif-dhakiri-penyiksanya-ditangkap?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_4#comments>
00000
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://nasional.tempo.co/read/1060098/tkw-sekarat-di-dekat-anjing-hanif-dhakiri-penyiksanya-ditangkap?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_4#font-decrease>
+
<https://nasional.tempo.co/read/1060098/tkw-sekarat-di-dekat-anjing-hanif-dhakiri-penyiksanya-ditangkap?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_4#font-increase>
#
#
TKW Sekarat di Dekat Anjing, Hanif Dhakiri: Penyiksanya Ditangkap
<https://nasional.tempo.co/read/1060098/tkw-sekarat-di-dekat-anjing-hanif-dhakiri-penyiksanya-ditangkap?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_4>
Adeline, pekerja migran Indonesia tewas di rumah sakit Penang, Malaysia
, sekujur tubuhnya penuh luka dan tidur di teras rumah bersama anjing
majikannya.
TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Tenaga Kerja mengatakan Tenaga Kerja
Wanita (TKW <https://www.tempo.co/tag/tkw?type=video>) Indonesia yang
meninggal di Malaysia berasal asal Kupang, Nusa Tenggara Timur. Hal itu
diketahui dari paspor yang telah didapat oleh Konsulat Jenderal Republik
Indonesia (KJRI) Penang seusai bertemu dengan Polis Diraja Malaysia.
“Nama asli Adelina Lisao, paspor A4725964, lahir 27 April 1992, alamat
Dusun Tanah Merah, Kupang Tengah, Kupang. Bukan dari Medan seperti
diberitakan sebelumnya,” ujar Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dalam
keterangan tertulis yang diterima /Tempo/, Senin, 12 Februari 2018.
Baca: Kisah Pilu TKW Sekarat di Samping Anjing Majikan di Malaysia
<https://dunia.tempo.co/read/1060025/kisah-pilu-tkw-sekarat-di-samping-anjing-majikan-di-malaysia>
Sebelumnya, Adelina, 21 tahun, ditemukan duduk tak berdaya di beranda
rumah majikannya ditemani seekor anjing hitam jenis rottweiler. Adelina
diselamatkan tim yang datang dengan kondisi kepala dan wajah bengkak
serta kedua kaki penuh luka dan sudah terinfeksi.
Dari pengakuan para tetangga di sekitar rumah, lebih dari sebulan
Adelina dipaksa untuk tidur bersama anjing rottweiler di beranda rumah.
Setelah diselamatkan, Adelina dilarikan ke Rumah Sakit Mertajam. Namun
ia menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu, 11 Februari 2018.
Simak: Kemlu Klarifikasi Dugaan Penganiayaan TKW di Arab Saudi
<https://nasional.tempo.co/read/903008/kemlu-klarifikasi-dugaan-penganiayaan-tkw-di-arab-saudi>
Hanif menuturkan dari catatan Kemenaker, Adelina sebelumnya pernah masuk
ke Malaysia secara resmi. Adelina juga pulang ke NTT pada September
2014. “Dan kembali lagi ke Malaysia Desember 2014 melalui jalur tidak
resmi,” katanya.
Hanif berujar Adelina masuk ke Malaysia melalui agen di sana yang
bernama Lim. Lim merupakan agen pertama. Adelina dijual ke Aida sebagai
agen kedua yang kemudian dipekerjakan ke majikan warga Malaysia bernama
Jaya sampai meninggal. “Saat ini polisi sudah menangkap majikan dan
saudaranya, sementara diduga penyiksaan dilakukan oleh ibu kandung
majikan,” ucapnya.
Lihat: Presiden Jokowi Kritik Anggaran Pemulangan TKI
<https://nasional.tempo.co/read/1040063/presiden-jokowi-kritik-anggaran-pemulangan-tki>
Hanif menuturkan ibu kandung majikan Adelina ditangkap Senin, 12
Februari 2018. Dia menyebutkan pelaku akan didakwa dengan pasal 302
hukum pidana dengan ancaman maksimal hukuman mati.
Saat ini jenazah Adelina telah dipindahkan dari Rumah Sakit Bukit
Mertajam ke Rumah Sakit Seberang Jaya. Kementerian Luar Negeri Indonesia
telah berkoordinasi dengan pihak-pihak di NTT untuk menelusuri keluarga
korban. “KJRI Penang sudah berkomunikasi dengan agen yang mendatangkan
untuk mengupayakan hak-hak yang bersangkutan,” tutur Hanif.
*SYAFIUL HADI | SUCI SEKARWATI*