----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Mohammad Kasim 
<[email protected]>Kepada: "[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Sahala Silalahi <[email protected]>; 
"[email protected]" 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>; Roes <[email protected]>Terkirim: Kamis, 15 Februari 
2018 11.18.55 GMT+1Judul: TIONGKOK RAYAKAN TAHUN BARU IMLEK 2018
 
| 
| 
|  |

 | 
|  |
|  |

 | 
| Choose a language  Chinese Simplified  Chinese Traditional  Albanian  Arabic  
Belarusian  Bengali  Bulgarian  Cambodian  Croatian  Czech  English  Esperanto  
Filipino  French  German  Greek  Hausa  Hebrew  Hindi  Hungarian  Indonesian  
Italian  Japanese  Korean  Laos  Malay  Mongol  Myanmar  Nepal  Persian  Polish 
 Portuguese  Pushtu  Romanian  Russian  Serbian  Sinhalese  Spanish  Swahili  
Tamil  Thai  Turkish  Ukrainian  Urdu  Vietnamese  Uygur  Kazak  Kirgiz  LHASA  
KUMBA----------  Icelandic  Dutch  Norwegian  Danish  Finnish  Swedish  
Estonian  Lithuanian |  | Thursday    Feb 15th   2018    |

 |


|  |
| 
|  |  |  |  | 
|  | Web  indonesian.cri.cn    |  |

 |

 |


|  |
| 
| Home|Asia Tenggara|Lentera|Blitz Asia|Foto|Travel|Blog|Bahasa Mandarin 
|Pedoman Muslim|Facebook&WeChat |
|  |

 |
|  |

 |


| 
| Tiongkok Rayakan Tahun Baru Imlek 2018 |
|   2018-02-15 12:04:27  CRI |
| 
Hari ini adalah hari terakhir Tahun Ayam menurut kalender Lunar Tiongkok. 
Setelah disibukkan dengan aktivitas rutin selama satu tahun penuh, warga 
Tiongkok akhirnya dapat sejenak meninggalkan pekerjaan dan menyambut Tahun Baru 
Imlek, yang merupakan perayaan terpenting yang paling ditunggu-tunggu mereka. 
Di tahun yang baru, semua orang berdoa agar diberikan kebahagian, kedamaian, 
rezeki, dan kelancaran dalam menjalankan segala hal.

Seantero Tiongkok akan mengadakan berbagai acara perayaan untuk menyambut Tahun 
Baru Imlek. Sebut saja Festival Lampion Qinhuai di Kota Nanjing yang sudah 
bersejarah 1700 tahun lebih. Festival tersebut merupakan salah satu festival 
lampion rakyat yang terbesar dan tertua di Tiongkok.



Sementara itu, menikmati keindahan bunga menjadi kegiatan wajib bagi warga di 
bagian selatan Tiongkok dalam setiap perayaan Tahun Baru Imlek.

Lain lagi jika kita berkunjung ke Provinsi Henan. Pada perayaan tahun ini, 
Museum Kanal Besar Dinasti Sui dan Tang di Kota Luoyang akan mengadakan acara 
khusus dengan mengusung tema "nostalgia"



Cara berbeda dilakukan Museum Adat Rakyat Kota Baoji, Provinsi Shaanxi, untuk 
menyambut Tahun Anjing. Sebuah 'Anjing Keramik'yang lucu dan berwarna terang 
dihadirkan di dalam museum, sehingga berhasil menarik perhatian pengunjung.

Meskipun warga Tiongkok merayakan Tahun Baru Imlek dengan cara yang berbeda, 
namun kumpul bersama keluarga tetap merupakan tradisi yang tak pernah berubah 
dalam perayaan Tahun Baru Imlek.
 |

 |  | 
| 
|  |
|  |
| 
|  |  |  |

 |
|  |
|  |

 | 
|  |
| 
|  |  |  |

 |
|  |

 |


|  |
| 
|
|  |

 |
| 
| 
|  |

 |

 |
|  |
|  |
| Terpopuler |
| 
|  |
| 
| • AS: Terkejut dengan Laporan Senjata Kimia Suriah |
| • Xi Jinping: Tingkatkan Kerja Sama Multi Partai |
| • Menhan AS: Akan Perluas Kerja Sama Anti Terorisme dengan Indonesia |
| • AIIB Aktif Investasi Pada Infrastruktur |
| • Kemlu Tiongkok Menanggapi Peristiwa Mariott |
| • Dubes Tiongkok Jelaskan Keadaan Ketabrakan Kapal Di Laut Tiongkok Timur |
| Indeks>> |

 |

 |
|  |
|  |
| 
|  |
|  |
|  |
|  |

 |
| Komentar Pembaca |
| 
| 
| • Surat dari pendengar setia Bpk. Rudi Hartono
5 tahun sudah berlalu saya bersama rekan H Sunu Budihardjo mengunjungi Kota 
Beijing dimana telah terukir  kenangan terindah dalam kehidupan saya dalam 
memenangkan Hadiah Utama 60 tahun hubungan diplomatic Tiongkok – Indonesia dan 
60 tahun berdirinya China Radio International. Saya bersama rekan H Sunu 
Budihardjo menuju Beijing pada 12 Juli 2010 disambut hangat oleh salah satu 
penyiar CRI, Nona Nina di Bandara International Beijing.  Kami pun menginap di 
salah satu hotel di Beijing untuk melakukan perjalanan wisata kota Beijing. 
Berikut tempat wisata yang kami kunjungi adalah : |
| • 0062813****0007
1. CRI (Bahasa Indonesia) disiarkan melalui Elshinta. Sekarang pindah gelombong 
berapa ? 2. Apa CRI (Bahasa Indonesia) tdk diadakan lagi di Indonesia ? Mohon 
balasan ! |
| • 0062813****2398
halo,sy orang china yg belajar di indonesia, tadi sy mendengar acara LENTERA, 
judulnya Hunan. dalam perbincangan ini, mereka bilang di China ada 31 propinsi, 
informasi ini salah,sebenarnya di negara sy ada 34 propinsi. |
| • 0062852****5541
bpk maliki yangdhsebut roh papaptlimo pancer semua itu roh goep kalao orang 
yang ber agama itu beri nama para dewa itusemua menyatu dengan alam papat nomer 
satu aer yang disebut kakang kawa dua adik ariari tiga puser empat gete atau 
dara yang alam papat aer bumi angen api makanya kalau sembayang harus aranya 
kesitu itu yang benar roh empat itu yang menjaga manusia tiga alam semua 
meyakinni agama menyimpang dari itu sekarang alam suda rentan karena manusia 
suda menyimpang dari itu orang kalau jau dari itu tidak bisa masok suargo 
yangdi sebut suargo artinya sokmo masok didalam rogo manusia lagi bareng sama |
| Indeks>> |

 |

 |
|  |
| Komentar(0 Komentar)   
发布   
   - Weibo
   - QQ
   - 
   - Pengunjung
   - 手机登录
Belum ada komentarDisponsori oleh Changyan |
|  |

 |


|  |
| © China Radio International.CRI. All Rights Reserved.
16A Shijingshan Road, Beijing, China. 100040 |





-- 
You received this message because you are subscribed to the Google Groups 
"forumdiskusi" group.
To unsubscribe from this group and stop receiving emails from it, send an email 
to [email protected].
To post to this group, send email to [email protected].
Visit this group at https://groups.google.com/group/diskusiforum.
For more options, visit https://groups.google.com/d/optout.
  

Kirim email ke