Disiplin hukum dgn standard tinggi hanya berlaku untuk minoritas. 
    On Friday, February 16, 2018, 12:01:46 AM PST, Chan CT 
<[email protected]> wrote:  
 
 Tapi, ... kan boleh saja kalau DISAMBUT dengan Disiplin HUKUM yang berlaku 
saja! Jebloskan dalam penjara sesuai dengan pelanggaran HUKUM yg telah 
dilakukan Rizieq salama ini!  From: [email protected] [GELORA45] Sent: 
Friday, February 16, 2018 1:29 PMTo: [email protected] Subject: Re: Fw: 
[nasional-list] Re: #sastra-pembebasan# Fw: [GELORA45] Fw: Panitia Penyambutan 
Berharap Jokowi Sambut Rizieq   

bukankah Jokowi juga alumni 212? 
waktu itu Jokowi duduk manis dengerin tausiahnya Rizieg Shihab, wajar khan 
kalau umat menyambut Iman Besar-nya, kenapa kok nonsense dan absurd.


---In [email protected], <chalik.hamid@...> wrote :

  ----- Pesan yang Diteruskan -----Dari: Marco 45665 comoprima45@.... 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; Awind 
<j.gedearka@....>; Chalik Hamid <[email protected]>; Sunny 
<ilmesengero@...>; kh djie <djiekh@...>; K. Prawira <k.prawira@...>; RKB 
<[email protected]>; Temu Eropa <[email protected]>; 
NESARE <nesare1@....>; Lusi.D <lusi_d@...>; Billy Gunadi <billygunadie@...>; 
joko harsono jokoharsono@... [nasionalis-indonesia] 
<[email protected]>; "roeslan12@..." <roeslan12@...>; 
Faturrachman Djamaluddin <faturrachman@....>; Dharma Hutauruk 
<dharma.hutauruk@...>; Hubert Tanzil <huberttanzil@...>Cc: GELORA_In 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 16 Februari 2018 04.27.48 
GMT+1Judul: [nasional-list] Re: #sastra-pembebasan# Fw: [GELORA45] Fw: Panitia 
Penyambutan Berharap Jokowi Sambut Rizieq   NONSENSE .......dan ABSURD !! 
Begitu menghinanya   Kenegaraan Presiden RI dan Republik ini . Panitia urakan 
yang dan tak tahu aturan dan Protokol. MASAKAN PRESIDENT  REPUBLIK INDONESIA  - 
  MENYAMBUTseorang BURONAN  yang PERNAH MENJADI BURONAN POLRI  se -olah2 
PRESIDEN KITA secara Symbolis HARUS BERTEKUK LUTUT dihadapan SEORANG vagabond  
dari HADRAMAUT yang karena  Perbuatan Makarnya menyebarkan Extremisme dan Teror 
serta Skandal Pornografie dan Kebencian RASA
:: Ada baiknya dan sangat dianjurkan > Agar Panitia Penyambutan yang cukup tak 
tahu diri itu  dan  TAK mengerti masalah PROTOKOL KENEGARAAN sebaiknya minta 
agar Pribadi2 seperti Fadli Zon , Fahri Hamzah dan Amin Rais diwajibkan datang 
menyambut HABIBNYA denganmenggelar  Carpet merah bagi Pemimpinnya : Habib 
Rizieq el Hadramaut   2018-02-16 3:01 GMT+01:00 'Chan CT' SADAR@... 
[sastra-pembebasan] <[email protected]>:

 
               From: 'K. Prawira' k.prawira@... [GELORA45]  Sent: Friday, 
February 16, 2018 8:16 AM         

 ​​Panitia Penyambutan Berharap Jokowi Sambut Rizieq S. Yugo Hindarto, CNN 
Indonesia | Kamis, 15/02/2018 19:14 WIB Bagikan :      Penasihat Persaudaraan 
Alumni 212 Eggi Sudjana menjelaskan perkembangan kepulangan Habib Rizieq 
Shihab, di kantornya, Jakarta, Sabtu (10/2). (CNN Indonesia/Abi 
Sarwanto)Jakarta, CNN Indonesia -- Panitia Penyambutan Imam Besar Habib Rizieq 
(PPIB 212) berharap Presiden Joko Widodo dapat ikut menyambut kepulangan tokoh 
Front Pembela Islam itu yang rencananya akan pulang pada 21 Februari 2018.

"Kalau tidak bisa di bandara, mungkin Presiden Joko Widodo bisa bertemu di 
Masjid Istiqlal, kami inginnya seperti itu," kata Ketua PPIB 212 Rizieq Shihab, 
Eggi Sudjana saat berbincang dengan CNN Indonesia.com, Kamis (15/2).

Eggi belum dapat memastikan tentang kepulangan Rizieq dari Arab Saudi. Kata 
Eggi saat ini, panitia masih menunggu informasi dari Rizieq. 

 
"Saat ini Habib Rizieq masih Istikharah, kalau istikharah ulang, ya pulang, 
tapi kalau menetap, kami juga belum tahu. Semua bergantung istikharah," kata 
Eggi.

 
|   
Lihat juga:
 Kasus Rizieq Shihab Menggantung, Polisi Hanya Bisa Menunggu |


Rizieq menetap di Arab Saudi sejak Mei 2017. Sebelum ditetapkan sebagai 
tersangka kasus dugaan konten pornografi, Rizieq terbang ke Arab Saudi untuk 
melaksanakan umrah. Namun, hingga kini Rizieq belum pulang ke Indonesia.

"Kalau jadi pulang tanggal 21 beliau akan tiba di indonesia, dari sana tanggal 
20," katanya.

 
|   
Lihat juga:
 Rizieq Shihab Jadi Dewan Pembina Persaudaraan Alumni 212 |


Kerukunan Umat

Namun, selain menunggu istikharah Rizieq, Eggi mengatakan panitia juga meminta 
agar Presiden Joko Widodo memberikan perhatian kepada kasus Rizieq, yang 
katanya, demi kepentingan umat Islam.

"Kami berharap ada SP3 (Surat Penghentian Penyidikan Perkara) untuk menjaga 
kerukunan Umat Islam," katanya.

Eggi menceritakan utusan panitia telah bertemu pihak istana dan membahas 
tentang kasus yang menjerat Rizieq. Namun, Eggi tidak menjelaskan secara rinci 
tentang pertemuan utusan panitia dengan pihak istana itu.

"Yang jelas kami meminta kearifan Jokowi demi bangsa dan negeri, demi 
keselamatan bangsa," kata dia.
 
|   
Lihat juga:
 Polisi Didesak Segera Keluarkan SP3 untuk Rizieq Shihab |


Sebab, menurut Eggi, bila permohonan agar polisi menghentikan perkara Rizieq 
tidak dipenuhi akan berdampak besar. "Misalkan nanti pulang dan Habib ditangkap 
polisi, maka pendukung akan mengamuk. Nah, daripada ribut alangkah baiknya 
Jokowi memberikan izin," kata Eggi.

Apalagi, menurut perkiraan Eggi, jumlah umat yang akan menyambut Rizieq di 
Bandara Soekarno Hatta mencapai jutaan orang. "Maksud saya agar semuanya jangan 
ribut, daripada ribut antar umat Islam, chaos, lebih baik presiden membrikan 
izin kepada Kapolri untuk mengeluarkan SP3," ujar Eggi.

Pemberian SP3 perkara Rizieq, menurut Eggi bukanlah suatu bentuk intervensi 
hukum. "Presiden jangan merasa bahwa dengan memberikan izin lewat kapolri 
dianggap mengintervensi hukum. Itu tidak mengintervensi karena Polri dan TNi 
berada di bawah presiden sebagai penguasa," katanya.

Eggi membandingkan, pemberian deponeering kepada mantan pimpinan KPK, baik 
dalam kasus Bibit Samad Rianto-Chandra Hamzah maupun Abraham Samad. 
Deeponeering tersebut diberikan dengan alasan 'demi kepentingan umum'. 

Menurut Eggi, perkara Rizieq lebih dari sebuah kepentingan umum ketimbang 
perkara mantan pimpinan KPK. "Bisa chaos, bayangkan bila Rizieq ditahan di 
bandara, bandara bisa stuck," kata Eggi.

 
|   
Lihat juga:
 Kasus Rizieq Shihab Menggantung, Polisi Hanya Bisa Menunggu |

(ugo/asa)
   

   

Kirim email ke