https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528
Senin 19 Februari 2018, 20:01 WIB
Penjelasan Partai Garuda Tak Populer Tapi
Lolos Jadi Peserta Pemilu
Seysha Desnikia - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#>
12 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#>
Penjelasan Partai Garuda Tak Populer Tapi Lolos Jadi Peserta Pemilu
Foto: Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana. (Seysha/detikcom)
<https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#><https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#><https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#><https://news.detik.com/berita/d-3875099/penjelasan-partai-garuda-tak-populer-tapi-lolos-jadi-peserta-pemilu?_ga=2.2899512.961348420.1519050528-2114250255.1519050528#>
*Jakarta* - Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) membeberkan
alasan mengapa bisa lolos menjadi partai peserta Pemilu 2019 walaupun
selama ini kurang populer. Ketua Umum Partai Garuda, Ahmad Ridha Sabana
menyebut partainya sudah berdiri sejak April 2015.
"Kenapa partai ini tidak pernah terdengar tapi lolos, saya kira partai
ini telah bekerja cukup lama, April 2015 sudah bekerja tercatat di
Kemenkumham," ujar Ahmad di Hotel Lumire, Jalan Senen, Jakarta Pusat,
Senin (19/2/2018).
Ahmad menyebut partai Garuda sudah terbentuk selama 2,5 tahun. Ia
mengatakan Partai Garuda selama ini fokus di tingkat pusat sampai
kecamatan dalam mempersiapkan pendaftarannya sebagai peserta pemilu dan
kurang fokus memperkenalkan diri ke masyarakat.
*Baca juga: *Partai Garuda Bantah Terkait dengan Keluarga Cendana
<https://news.detik.com/read/2018/02/19/192252/3875023/10/partai-garuda-bantah-terkait-dengan-keluarga-cendana>
"Artinya sebelum itu sudah lebih jauh bekerja, mungkin sudah 2,5
terbentuk. Kami memang fokus pembentukan partai di tingkat pusat dan
daerah sampai dengan ke tingkat kecamatan," jelas Ahmad.
Dia mengatakan, partai Garuda tidak ingin dipublikasikan di awal.
Menurut Ahmad, partainya ingin bekerja dulu sampai membuahkan hasil.
"Tidak terlalu banyak kita gembar gemborkan karena kita ingin bekerja
dulu sehingga hasil kita bisa terlihat," sebutnya
*Baca juga: *Partai Garuda Pastikan Tak Terafiliasi dengan Gerindra
<https://news.detik.com/read/2018/02/19/194749/3875076/10/partai-garuda-pastikan-tak-terafiliasi-dengan-gerindra>
Seperti diketahui, Partai Garuda resmi menjadi partai peserta Pemilu
2019. Partai yang didirikan pada 16 April 2015 itu mendapat nomor urut 6.
Garuda merupakan satu dari empat partai baru peserta pemilu. Tiga partai
baru peserta Pemilu 2019 lainnya adalah PSI, Perindo, dan Berkarya.
*(elz/elz)*