‘Zamannya Ahok Sudah Bebas Banjir, Kok Sekarang Begini’


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
'Zamannya Ahok Sudah Bebas Banjir, Kok Sekarang Begini' - Poskota News

Warga mengaku usai normalisasi Ciliwung pada zaman Gubernur Basuki Tjahaja 
Purnama alias Ahok, lingkungannya tak...
 |

 |

 |




Rabu, 7 Februari 2018 — 8:47 WIB

Sampah sisa banjir menumpuk di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

JAKARTA – Rini hanya bisa menatap air yang terus naik. Pagi ini, Rabu 
(6/2/2018), banjir kembali merendam sampai 30 cm di lingkungan tempat tingginya 
di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

Sejak air kiriman dari hulu Ciliwung datang dua hari lalu, daerah itu 
kebanjiran lagi. Rini menyebut air merendam rumahnya sampai 1 meter.

“Padahal sejak normalisasi Ciliwung dilakukan, daerah ini nggak pernah 
kebanjiran lagi,” ujar ibu empat anak yang mengungsi selama satu bulan karena 
rumahnya terendam air 2 meter pada 2014. “Kirain mau bebas banjir selamanya, 
ternyata kebanjiran lagi.”

Keluhan sama disampaikan Alu, warga lain. “Zamannya Ahok, daerah sini nggak ada 
banjir, bebas banjir. Lha kok sekarang begini lagi,” ucapnya.

Ia lantas menunjuk sampah yang menumpuk di ujung jalan. “Tumpukan sampah begitu 
hampir setiap hari. Zamannya gubernur Ahok, petugas rajin bersihin sampah. Baru 
sedikit diangkut jadi nggak sampai numpuk. Lha sekarang menumpuk nggak 
diangkut. Masuk deh ke got-got, mampet, ujung-ujungnya banjir kayak gini,” 
ujarnya.

Di daerah itu, banjir kiriman dari hulu Ciliwung membuat perumahan kebanjiran 
sampai lebih dari 1 meter. Sore kemarin, air surut hinga warga sudah bisa 
membersihkan rumahnya. Namun sejak pagi tadi, air kembali menerjang. (*/yp)









Kirim email ke