Gubernurnya Ga bener....... 2018-02-20 21:48 GMT+01:00 Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]>:
> > > > ‘Zamannya Ahok Sudah Bebas Banjir, Kok Sekarang Begini’ > <http://poskotanews.com/2018/02/07/zamannya-ahok-sudah-bebas-banjir-kok-sekarang-begini/> > > 'Zamannya Ahok Sudah Bebas Banjir, Kok Sekarang Begini' - Poskota News > > Warga mengaku usai normalisasi Ciliwung pada zaman Gubernur Basuki Tjahaja > Purnama alias Ahok, lingkungannya tak... > > <http://poskotanews.com/2018/02/07/zamannya-ahok-sudah-bebas-banjir-kok-sekarang-begini/> > > > Rabu, 7 Februari 2018 — 8:47 WIB[image: Sampah sisa banjir menumpuk di > Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.] > > Sampah sisa banjir menumpuk di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. > > JAKARTA – Rini hanya bisa menatap air yang terus naik.. Pagi ini, Rabu > (6/2/2018), banjir kembali merendam sampai 30 cm di lingkungan tempat > tingginya di Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. > > Sejak air kiriman dari hulu Ciliwung datang dua hari lalu, daerah itu > kebanjiran lagi. Rini menyebut air merendam rumahnya sampai 1 meter. > > “Padahal sejak normalisasi Ciliwung dilakukan, daerah ini nggak pernah > kebanjiran lagi,” ujar ibu empat anak yang mengungsi selama satu bulan > karena rumahnya terendam air 2 meter pada 2014.. “Kirain mau bebas banjir > selamanya, ternyata kebanjiran lagi.” > > Keluhan sama disampaikan Alu, warga lain. “Zamannya Ahok, daerah sini > nggak ada banjir, bebas banjir. Lha kok sekarang begini lagi,” ucapnya. > > Ia lantas menunjuk sampah yang menumpuk di ujung jalan. “Tumpukan sampah > begitu hampir setiap hari. Zamannya gubernur Ahok, petugas rajin bersihin > sampah. Baru sedikit diangkut jadi nggak sampai numpuk. Lha sekarang > menumpuk nggak diangkut. Masuk deh ke got-got, mampet, ujung-ujungnya > banjir kayak gini,” ujarnya. > > Di daerah itu, banjir kiriman dari hulu Ciliwung membuat perumahan > kebanjiran sampai lebih dari 1 meter. Sore kemarin, air surut hinga warga > sudah bisa membersihkan rumahnya. Namun sejak pagi tadi, air kembali > menerjang. (*/yp) > > > > > > > > > > >
