*Mereka itu-itu saja menduduki kursi empuk pemberi rejeki nomplok. Untuk
melihat video, click situs :*


http://news.liputan6.com/read/3304056/rommy-jokowi-tanya-kalau-gandeng-prabowo-di-pilpres-bagaimana
Rommy: Jokowi Tanya, Kalau Gandeng Prabowo di Pilpres Bagaimana?


Felek Wahyu <http://www.liputan6.com/me/felek.wahyudi>

20 Feb 2018, 14:09 WIB



[image: romy]
<http://news.liputan6.com/read/3304056/rommy-jokowi-tanya-kalau-gandeng-prabowo-di-pilpres-bagaimana#>Ketua
Umum DPP PPP Romahurmuziy saat membekali kadernya agar memenangkan pasangan
Ganjar Pranowo-Yasin. (foto: Liputan6.com / felek wahyu)

*Liputan6.com, Semarang -* Pemilihan Presiden (Pilpres) segera digelar pada
2019. Siapa saja yang akan menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi
sudah bermunculan. Salah satu yang diwacanakan adalah Ketua Umum Partai
Gerindra Prabowo Subianto.

Ketua Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan
<http://pilkada.liputan6.com/read/3223392/ppp-sumut-belum-satu-suara-dukung-pasangan-djarot-sihar>
(PPP
<http://pilkada.liputan6.com/read/3223392/ppp-sumut-belum-satu-suara-dukung-pasangan-djarot-sihar>)
Romahurmuziy menyebutkan bahwa Jokowi maupun Prabowo masih berkeinginan
untuk maju dalam kontestasi orang nomor satu di Indonesia itu.

Hal itu disampaikan pria yang karib disapa Rommy itu dalam Rakerdasus
pemenangan Pilgub Jateng 2018
<http://pilkada.liputan6.com/read/3297849/jadi-tim-sukses-ganjar-pranowo-plt-gubernur-jateng-boleh-tak-cuti>
di Semarang, di Hotel Semesta, Jalan Plampitan, Kota Semarang, Jateng,
Senin (19/2/2018).

"PPP
<http://pilkada.liputan6.com/read/3223392/ppp-sumut-belum-satu-suara-dukung-pasangan-djarot-sihar>
mendukung dan menyetujui jika Pak Jokowi berdampingan dengan Ketua Umum DPP
Gerindra Prabowo Subianto," kata Rommy.

Baca Juga

   -

   PPP Sumut Belum Satu Suara Dukung Pasangan Djarot-Sihar
   
<http://pilkada.liputan6.com/read/3223392/ppp-sumut-belum-satu-suara-dukung-pasangan-djarot-sihar>
   -

   Alasan PPP Sepakat Usung Djarot-Sihar di Pilgub Sumut
   
<http://pilkada.liputan6.com/read/3222177/alasan-ppp-sepakat-usung-djarot-sihar-di-pilgub-sumut>
   -

   Akhirnya PPP Koalisi dengan PDIP Usung Djarot-Sihar Sitorus
   
<http://pilkada.liputan6.com/read/3221191/akhirnya-ppp-koalisi-dengan-pdip-usung-djarot-sihar-sitorus>

Usulan Rommy ini disebut tidak asal-asalan. Ada beberapa alasan. Pertama
adanya hasil survei Indobarometer yang menyebutkan ada peluang Jokowi jika
maju dalam pilpres bisa didampingi Prabowo.

"Saya sudah menyampaikan kepada Pak Jokowi ketika ditanya. Beliau
menanyakan, 'Mas pandangan Mas Rommy kalau saya menggandeng Prabowo
bagaimana?' Sudah saya sampaikan tegas, PPP
<http://pilkada.liputan6.com/read/3223392/ppp-sumut-belum-satu-suara-dukung-pasangan-djarot-sihar>
setuju," kata Rommy.

Tiga alasan lain menyandingkan Jokowi-Prabowo adalah, pertama, untuk
meminimalisir gesekan antar kontestan maupun antar kader, pengikut maupun
simpatisan.

Kedua, mengurangi kemungkinan adanya penebaran kebencian. Dan ketiga,
adalah Pilpres 2019 akan bersifat aklamasi.

"Pilpres yang bersifat aklamasi secara nasional. Itu yang paling penting,"
kata Rommy.



1 dari 2 halaman
------------------------------
Merasa Sangat Dekat Dengan Jokowi

[image: romy]
<http://news.liputan6.com/read/3304056/rommy-jokowi-tanya-kalau-gandeng-prabowo-di-pilpres-bagaimana#>Ketua
Umum DPP PPP Romahurmuziy saat membekali kadernya agar memenangkan pasangan
Ganjar Pranowo-Yasin. (foto: Liputan6.com / felek wahyu)

Meski menyetujui ide itu, Rommy mengaku berminat menjadi wakil presiden
mendampingi Jokowi. Ia telah menggelar sosialisasi melalui berbagai media
luar ruang di tiap daerah.

Rommy merasa percaya diri bersaing dengan kandidat lain seperti Muhaimin
Iskandar karena secara personal sangat dekat. Sementara Muhaimin Iskandar
lebih banyak sosialisasi dan membentuk relawan.

"Sebagai Capres yang sudah diusung kembali empat parpol tentunya beliau
sudah bisa menilai, siapa figur bagus yang dibutuhkan. Kita berbicara dua.
Ada dua kebutuhan. Kebutuhan elektoral personal beliau untuk terpilih
kembali dan yang kedua kebutuhan institusional untuk kepentingan bangsa
ini. Saya kira itu," kata Rommy.

Meski yakin dan percaya diri, namun PPP menyerahkan kepada Jokowi kriteria
cawapres seperti disampaikan Kyai Maimoen Zubair sebagai Ketua Dewan
Pertimbangan Syariah DPP PPP.

"Soal personilnya siapa namanya itu sepenuhnya Pak Jokowi memiliki
keleluasaan dan itu pasti pada saatnya dibahas partai koalisi yang
mengusung beliau," kata Rommy.

Rommy mengaku tidak ingin menunjukan kedekatanya dengan Presiden Jokowi
saat ini. Sebagai partai koalisi pendukung ada banyak hal yang dibicarakan
antara dirinya dengan Jokowi terkait kondisi dan langkah politik Jokowi
saat ini.

"Saya sering diajak ngomong. Saya sebenarnya, kalau dibilang sering bersama
beliau mungkin lebih sering, dibandingkan muncul di depan publik. Kenapa?
Sebagai pimpinan partai koalisi kita sering diajak rundingan aneka hal.
Terkait dengan urusan nasional sering berunding. Kalau sering diajak ya
silakan diartikan sendiri. Begitu," kata Rommy.

*Saksikan video pilihan di bawah ini:*

Kirim email ke