----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Sunny ambon [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>Terkirim: Rabu, 21 Februari 2018 04.00.43
GMT+1Judul: [GELORA45] Maraknya Kecelakaan Proyek, Menteri Basuki Malah Bilang
Begini
Maraknya Kecelakaan Proyek, Menteri Basuki MalahBilang Begini
Rabu, 21 Feb 2018 05:00 | editor : Saugi Riyandi
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Sachril Agustin/JawaPos.com)
BeritaTerkait
-
Ngebut Proyek Infrastruktur
JawaPos.com - MenteriPekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki
Hadimuljono taksependapat apabila kejadian kecelakaan konstruksi disebabkan
olehpercepatan pembangunan infrastruktur. Menurutnya, pembangunaninfrastruktur
saat ini belum apa-apa bila dibandingkan denganMalaysia dan China.
"Di China, pembangunan jalan tol satu tahun sekitar 4.000kilometer (km) dan
Indonesia sendiri dalam 5 tahun menargetkan 1.000km. Bukan sebagai sebuah
alasan, tetapi kita menekankan pentingnyakedisiplinan pelaksanaan dan
pengawasan dalam menjamin kualitas,keamanan dan keselamatan konstruksi,"ujarnya
di Jakarta, Selasa (20/2).
Basuki menegaskan pemerintah sepakat untuk menghentikan sementaraproyek
pembangunan infrastruktur yang ada. Alasannya, proyek-proyektersebut harus
dievaluasi terlebih dahulu.
Catatan kecelakaan infrastruktur (Rofiah Darajat/Jawapos.com)
"Pengawasan terhadap infrastruktur memerlukan pengawasan yanglebih ketat karena
pembangunan kita tidak hanya di satu tempat,banyak sekali. Apapun pekerjaan
yang dikerjakan secara normal ataucepat semuanya membutuhkan pengawasan
manajemen kontrol yang ketatdan detail," kata Basuki.
Basukimengatakan langkah yang dilakukan ini untuk menjamin keamanan
dankeselamatan para pekerja dari pengerjaan konstruksi. Dalam dua tahunini,
terjadi 14 kecelakaan konstruksi yang beberapa diantaranyamemakan sejumlah
korban jiwa maupun luka-luka.
"Semua pekerjaan yang bersifat layang (elevated) di seluruhIndonesia, yang
memakai pekerjaan dengan beban berat, sepertipemasangan girder dan pilar atau
pierhead akan dihentikan sementara.Penghentian ini berlaku untuk seluruh
pembangunan jalan tol TransJawa, Trans Sumatera, tol di Kalimantan, Sulawesi,
jembatan panjangmaupun proyek LRT, MRT dan proyek swasta," tegasnya.
Dari pemberhentian proyek ini, evaluasi menyeluruh akan dilakukanoleh Asosiasi
Kontraktor Indonesia yang dibantu oleh konsultanindependen. Sementara untuk
konstruksi at grade seperti pekerjaanrigid pavement, pengaspalan, fondasi, dan
bendungan, akan terusdilanjutkan.
Lebih lanjut, Basuki menjelaskan, pemberhentian ini akan berakhirsetelah
evaluasi selesai dilakukan dan diterima rekomendasi dariKetua Komite
Keselamatan Konstruksi (KKK) untuk diputuskan apakahproyek bisa dilanjutkan
atau tidak. Nantinya, hasil evaluasi ini akandisampaikan kepada Kementerian
atau lembaga terkait sebagai bahanpertimbangan untuk memberikan sanksi kepada
kontraktor, konsultan dansatuan kerja Kementerian atau lembaga yang bertanggung
jawab.
"Misalnya kejadian robohnya dinding underpass di JalanPerimeter Selatan Bandara
Soekarno Hatta. Sanksi ini akan diberikanoleh Menteri Perhubungan berdasarkan
hasil evaluasi. Begitupunlainnya," jelasnya.