Presiden berharap padat karya dongkrak daya beli
 Jumat, 23 Februari 2018 09:36 WIB
 
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dan menyapa warga saat mengunjungi proyek 
padat karya tunai di Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (23/2/2018). (ANTARA 
News/Hanni Sofia)

Tabanan (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo berharap proyek padat karya tunai 
yang pengerjaannya melibatkan masyarakat setempat mampu mendongkrak peredaran 
uang dan daya beli rakyat di wilayah pedesaan.

"Ini betul-betul nanti kita harapkan bisa mendongkrak peredaran uang di desa, 
di daerah," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat blusukan ke proyek padat 
karya tunai jalan produksi dan irigasi kecil di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, 
Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat.

Presiden Jokowi sekaligus berharap proyek serupa itu ke depan akan mampu 
meningkatkan daya beli dan daya konsumsi masyarakat.

Ia memantau sampai saat ini, proyek-proyek di pedesaan sebagian besar yang 
sudah bergerak adalah proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan 
Rakyat (Kemenpupera).

"Yang memang baru bergerak banyak memang dari Kemenpupera dan kita harapkan 
semua kementerian seperti ini artinya Kemenpupera, Kemendes juga beberapa sudah 
kementerian yang lain untuk proyek-proyek di daerah kita sudah tekankan," 
katanya.

Presiden ingin agar lebih banyak proyek serupa dikerjakan dengan pola padat 
karya tunai.

Menurut dia, jika semua perangkat dan instrumen telah disiapkan hingga level 
terbawah maka penyerapan anggaran di desa-desa untuk proyek semacam itu dapat 
dioptimalkan.

"Ya kalau semua siap, dana desa sudah disiapin 20 persen siap untuk diambil 
Kemenpupera yang memang paling siap, memang Kemenpupera karena organisasi di 
bawahnya memang siap," katanya.

Presiden mengaku akan mendorong kementerian lain agar menerapkan pola padat 
karya yang melibatkan banyak masyarakat setempat untuk proyek-proyek serupa. 
Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Unggul Tri Ratomo

Kirim email ke