https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-
pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295
Rabu 28 Februari 2018, 01:20 WIB
Eropa Diterjang 'Monster dari Timur'
Pembawa Kebekuan Mematikan
Danu Damarjati - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
Tweet
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
Share *0*
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
0 komentar
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
Eropa Diterjang Monster dari Timur Pembawa Kebekuan Mematikan Perenang
di Strasbourg Prancis tak menyerah oleh musim dingin. (AFP/Frederick
Florin)
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
<https://news.detik.com/internasional/d-3889489/eropa-diterjang-monster-dari-timur-pembawa-kebekuan-mematikan?_ga=2.57029165.609607896.1519756295-11220573.1519756295#>
*Paris* - Terjangan cuaca dingin dari Siberia membuat suhu hampir
seluruh Eropa terjun bebas. Kaum tunawisma dan orang-orang lanjut usia
terancam jiwanya.
Dilansir AFP, Rabu (28/2/2018), cuaca dingin ini menjalar ke seantero
Eropa pada Selasa (27/2) waktu setempat. Pantai-pantai di Benua Biru
menjadi bersalju.
Sekitar 24 orang di Eropa telah meninggal dunia dalam kurun waktu empat
hari belakangan ini. Kawasan kepulauan Korsika dan Kapri di Mediterania
yang biasanya nyaman dan cukup hangat untuk orang Eropa kini ikut-ikutan
bersalju.
Di Polandia, lima orang meninggal dunia pada Senin (26/2) saat air raksa
di termometer ruangan melorot ke angka minus 15 derajat Celsius. Bila
ditotal sejak November tahun lalu, sudah 53 orang Polandia yang tewas
gara-gara cuaca beku.
Kota-kota di Benua ini menyediakan penampungan darurat dan fasilitas
pemulihan untuk orang-orang yang sering tidur di jalanan (gelandangan).
Kaum tunawisma adalah golongan yang paling rentan menjadi korban tewas.
Sejak Jumat (23/2), ada tiga gelandangan yang suka tidur di jalanan di
Prancis meninggal dunia, tiga lainnya di Republik Ceko, dan satu lagi di
Italia.
Di Belgia, yakni di kota Etterbeek, Verviers, dan Charleroi, polisi
menahan orang-orang gelandangan bila mereka menolak untuk berada di
penampungan. Palang Merah mengerahkan tim darurat di seluruh Eropa,
mendesak orang-orang agar memperhatikan tetangga dan lingkungannya.
"Ketuklah pintu-pintu tetangga Anda dan cek apakah mereka punya hal-hal
yang dibutuhkan. Soalnya ini perkara hidup dan mati," kata pihak Palang
Merah.
Lembaga amal juga menyumbangkan 10 ribu selimut di Prancis. Otoritas
Paris menghitung ada 3.000 gelandangan yang sering tidur di jalanan,
bulan ini. Namun jumlah ini dinilai terlalu sedikit ketimbang aslinya.
Di Inggris, salju lebat menjejali London pada Selasa. Tabloid setempat
memberi tajuk 'Hewan Buas dari Timur'. Belanda menyebut ini sebagai
'Beruang Siberia'. Swedia menjuluki cuaca mematikan ini sebagai 'meriam
salju'.
British Airways menunda sekitar 60 penerbangan dari dan ke Bandara
Heathrow London.
Sebagian kondisi beku dilaporkan terjadi di Italia, sekolah-sekolah dan
tempat penitipan anak pada tutup.
Di Italia, kondisi beku ini mengganggu operasionalisasi kereta api.
Celakanya, alat untuk mencairkan beku di rel kurang banyak. Warga di
Negeri Pizza jadi marah.
Perusahaan Gazprom Rusia, sebagai pemasok gas ke Eropa, mengatakan telah
mencetak rekor ekspor selama enam hari belakangan, meningkat dari 667
juta kubik meter pada Senin. Orang-orang di Eropa sangat butuh gas untuk
menghangatkan kondisi.
Meski begitu, kantor cuaca ZAMG Austria mengatakan sebenarnya musim
dingin ini masih tergolong cukup lembut dan lembap. "Sejak 1930-an musim
dingin menjadi 0,25 derajat lebih hangat tiap dekadenya, rata-rata,"
akta ZAMG.
Bahkan di Belanda, para peselancar es diwanti-wanti bahwa es di
kanal-kanal belum cukup keras untuk menjadi arena permainan.
*(dnu/dnu)*