*L**agu kota Ambon, click* : https://www.youtube.com/watch?v=pJ3VXzCRL_8 (Tien Tetelepta )
http://www.siwalimanews.com/post/baileo_janji_pindahkan_ibukota_ke_seram Monday, 26 February 2018 *Jelang Suksesi Maluku* BAILEO Janji Pindahkan Ibukota ke Seram Selain menawarkan program-program yang bisa mengangkat marwah Provinsi Maluku, menekan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku, pasangan Murad Ismail-Barnabas Orno juga berjanji untuk memindahkan ibu kota Provinsi Maluku ke Pulau Seram. Pemindahan ibu kota Provinsi Maluku ke Makariki, Kabupaten Maluku Tengah sudah dicanangkan saat Gubernur Maluku dijabat Karel Albert Ralahalu. Namun tidak proses lanjut oleh Pemprov Maluku. “Kita sudah buat itu, yang lain baru berencana. Ibu kota Kabupaten MBD bisa saya pindahkan dari Wonreli ke Tiakur, meski dibawah tekanan berbagai pihak dan dalam posisi tidak menguntungkan dari sisi politik, ibu kota Kabupaten MBD tetap kita pindahkan,” tandas Orno saat berorasi pada kampanye di Kelurahan Letwaru, Kota Masohi, Sabtu (24/2). Dihadapan massa pendukung dan simpatisan pasangan yang dikenal dengan akronim BAILEO ini, Orno menegaskan tidak setuju bila ada tim pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang menyebut bahwa pemindahan ibu kota provinsi Maluku ke Makariki terkendala dukungan infrastruktur daerah Kabupaten Maluku Tengah. Menurutnya, calon pemimpin harus punya komitmen memajukan daerah. Justru, menurutnya pemindahan ibu kota merupakan solusi untuk memajukan daerah. “Pemindahan ibu Kota MBD harus dilakukan. Untuk itu, saya rela berkantor di bawah pohon dan tenda-tenda darurat selama berbulan-bulan,” kisahnya. Malah, sebaliknya, sambung Orno, rencana pemindahan ibu kota yang terkatung-katung berdampak negatif terhadap pengembangan daerah. “Masyarakat dan pegawai yang mau bangun rumah maupun berinvestasi menjadi bingung. Tidak adanya kepastian ini yang menghambat laju pembangunan,” tandas Orno. Untuk mewujudkan hal itu, Orno meminta dukungan segenap masyarakat untuk memilih pasangan BAILEO. “Jangan salah pilih,” sarannya. Ketua tim sukses pasangan BAILEO Karel Ralahalu saat ditanya wartawan soal pemindahan ibu kota Provinsi Maluku ke Makariki memastikan, tidak ada kendala yang menghalangi pemindahan ibu kota Provinsi Maluku. Ia kecewa atas sikap Pemprov Maluku yang tidak merealisasikan apa yang telah ia rintis saat menjadi gubernur. “Sebenarnya tidak ada persoalan lagi. Bahkan rencana pemindahan ini mendapat dukungan pemerintah negeri setempat dengan menghibahkan tanahnya untuk lokasi pembangunan pusat pemerintahan Provinsi Maluku yang baru, sehingga mestinya pemindahan ibu kota sudah tidak ada masalah lagi. Jadi komitmen pasangan BAILEO untuk memindahkan ibu kota ke dataran Seram pada lokasi yang sudah dicanangkan, pasti akan berjalan jika BAILEO terpilih memimpin Maluku lima tahun mendatang,” tandas Ralahalu. *(S-36)*
