https://www.antaranews.com/berita/689734/korut-sanksi-sanksi-baru-as-
tidak-akan-berhasil
Korut: Sanksi-sanksi baru AS
tidak akan berhasil
Kamis, 1 Maret 2018 23:48 WIB
Arsip: Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengunjungi Gunung Paektu dalam
foto yang dirilis Kantor Berita Pusat Korea Utara (KCNA) di Pyongyang,
Sabtu (9/12/2017). (KCNA/via REUTERS)
Pyongyang (ANTARA News) - Korea Utara mengatakan, Kamis, sanksi-sanksi
baru yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat tidak akan berhasil dan
Pyongyang telah mempersiapkan "formula" untuk membalas tindakan AS itu.
Sanksi-sanksi sepihak yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump
terhadap Korut dan negara-negara terkait lainnya merupakan "pelanggaran
yang sia-sia terhadap kedaulatan serta pelanggaran terbuka terhadap
hukum internasional yang telah diakui secara universal," kta direktur
penelitian politik Lembaga Kajian Amerika pada Kementerian Luar Negeri
Korut.
Komentar itu disampakan dalam pernyataan yang dimuat oleh media Korut,
Korean Central News Agency (KCNA).
Trump pada 23 Februari mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan
meluncurkan satu paket sanksi terhadap Korea Utara dengan mengincar 56
kapal, perusahaan pelayaran dan bisnis perdagangan.
"Sanksi-sanksi anti-Korea Utara itu serta tekanan oleh kelompok Trump
bisa digambarkan sebagai "yang paling keras" pernah dilakukan dalam
sejarah mengingat sifatnya yang ganas dan sangat konservatif," bunyi
pernyataan direktur tersebut.
Pernyataan menyebutkan bahwa, pada masa pemerintahan Presiden Barack
Obama, Amerika Serikat mengumumkan 217 rancangan sanksi atas 28
peristiwa selama delapan tahun kepemimpinan Obama sementara pemerintahan
Bush mengeluarkan 11 rancangan sanksi atas dua peristiwa selama ia
menjalankan jabatan sebagai presiden AS selama delapan tahun.
"Sangat menyedihkan untuk melihat bahwa kelompok Trump secara
meluap-luap berpegang teguh pada sanksi dan tekanan, masih bermimpi
bahwa (sanksi-sanksi) terhadap kita itu akan berhasil," bunyi
pernyataan, demikian Reuters.
(Uu.T008)
Pewarta: Tia Mutiasari
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2018