----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Artien Utrecht <[email protected]>Kepada: sewieringa <[email protected]>; Sungkono <[email protected]>; Sri Tunruang <[email protected]>; ratna saptari <[email protected]>; WIN DJOYO <[email protected]>; Francisca Pattipilohy <[email protected]>; Chalik Hamid <[email protected]>; Lea Pamungkas <[email protected]>; Iba <[email protected]>; Mulyandari Coetmeur <[email protected]>; Helene Van Klinken <[email protected]>; Linawati Sidarto <[email protected]>; Serat Tjenthini <[email protected]>; Willy van Rooijen <[email protected]>; Md Kartaprawira <[email protected]>; Aminah Idris <[email protected]>; aboeprijadi santoso <[email protected]>; Dua Donk <[email protected]>; Henri Ismail <[email protected]>; Arif <[email protected]>; Elisabeth Ida <[email protected]>Terkirim: Sabtu, 3 Maret 2018 13.59.14 GMT+1Judul: UNDANGAN SEMINAR AL FAYYADL, 11 MARET 2018 Teman-teman yang baik,
Terlampir undangan untuk hadir dan berpartisipasi di dalam seminar 'Konflik Agraria di Indonesia dan Peta Gerakan Islam Jelang Pilpres', pada hari Minggu tanggal 11 Maret y.a.d., jam 13.00 -16.00bertempat di Aula A, gedung ISS (Institute of Social Studies), Kortenaerkade 12, Den Haag. dengan Muhammad Al Fayadl sebagai pembicara, dan Joss Wibisono sebagai moderator. Keterangan lebih rinci mengenai topik seminar ini dapat dibaca di undangan yang terlampir. Terima kasih sebesar-besarnya kepada teman-teman di Paris yang memungkinkan kedatangan pembicara ke Eropa, dan kepada semua teman-teman atas upayanya untuk menyelenggarakan seminar ini. Kehadiran teman-teman semua sangat diharapkan, salam, Artien Utrechta n Friends of People's Tribunal 1965
Fayyadl seminarEDIT2.pdf
Description: Adobe PDF document
