https://nasional.tempo.co/read/1066270/gerindra-kritik-pertemuan-jokowi-dan-psi-di-istana-negara?
AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4
Gerindra Kritik Pertemuan Jokowi dan PSI di
Istana Negara
Reporter:
Ahmad Faiz Ibnu Sani
Editor:
Ninis Chairunnisa
Sabtu, 3 Maret 2018 13:50 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1066270/gerindra-kritik-pertemuan-jokowi-dan-psi-di-istana-negara?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4#comments>
30104
# Font:
# Ukuran Font: -
<https://nasional.tempo.co/read/1066270/gerindra-kritik-pertemuan-jokowi-dan-psi-di-istana-negara?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4#font-decrease>
+
<https://nasional.tempo.co/read/1066270/gerindra-kritik-pertemuan-jokowi-dan-psi-di-istana-negara?AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4#font-increase>
#
#
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pada media seusai meninjau
pabrik bahan baku obat dan produk biologi milik PT Kalbio Global Medika
di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 27 Februari 2018. TEMPO/Ahmad
Faiz <https://statik.tempo.co/data/2018/02/27/id_687376/687376_720.jpg>
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pada media seusai meninjau
pabrik bahan baku obat dan produk biologi milik PT Kalbio Global Medika
di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 27 Februari 2018. TEMPO/Ahmad
Faiz
TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono
mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi
<https://www.tempo.co/tag/jokowi>) saat ini sudah tidak memikirkan
rakyat. Pikiran Jokowi, kata Ferry, sudah mengarah kepada bagaimana
memenangkan pemilihan presiden 2019.
Menurut Ferry, tanda Jokowi tidak lagi memikirkan rakyat terlihat dari
dirinya yang menerima kunjungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di
Istana Negara, Kamis, 1 Maret 2018. Saat itu kedua pihak membahas
strategi pemenangan Jokowi di pilpres 2019.
Baca: Bertemu Jokowi, PSI Tawarkan Kampanye Pilpres Lewat Media Sosial
<https://nasional.tempo.co/read/1065755/bertemu-jokowi-psi-tawarkan-kampanye-pilpres-lewat-media-sosial>
Ferry juga mempermasalahkan Jokowi dan PSI yang menggunakan fasilitas
negara (Istana) untuk membahas politik praktis. "Meskipun sepintas tidak
apa-apa, tapi ini mempertontonkan wataknya Jokowi ini memang sebenarnya
sudah tidak mikirin rakyat, mikirin 2019, pikirin diri sendirinya aja
sudah," kata dia selepas diskusi di Cikini, Jakarta pada Sabtu, 3 Maret
2018.
Menurut Ferry, sikap Jokowi yang membahas strategi 2019 bersama PSI di
Istana ini masuk pada aspek penyalahgunaan kekuasaan. "Pak Jokowi
sekarang terang benderang mempertontonkan sikap yang terlalu kebelet
sehingga beliau mengabaikan beberapa prinsip yang seharusnya sebagai
Presiden tak dilakukan," ujarnya.
Baca: Golkar Telah Mengajak Demokrat Dukung Jokowi di Pilpres 2019
<https://nasional.tempo.co/read/1066025/golkar-telah-mengajak-demokrat-dukung-jokowi-di-pilpres-2019>
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia
Perjuangan Eriko Sotarduga mengatakan pertemuan Jokowi dan PSI di
komplek Istana Kepresidenan sebagai hal yang wajar. Bila ada yang
mempermasalahkannya, kata dia, kembali pada sudut pandang masing-masing.
"Sekarang begini bagaimana kalau besok pak presiden ketemu dengan Pak
Prabowo apakah ada masalah, kan tidak ada, tentu nanti ada tanggapan oh
ini mau jadi calon cawapresnya, kan itu tanggapan yang wajar-wajar
saja," kata Eriko.
Ketua DPP PSI Tsamara Amani mengatakan dalam pertemuan dengan Jokowi
<https://www.tempo.co/tag/jokowi> dan PSI, dibahas soal strategi
pemenangan Jokowi di 2019. PSI siap berkampanye untuk Jokowi di media
sosial. Selain itu, Jokowi memberikan sejumlah tips untuk PSI agar
sukses di pemilihan umum 2019.
------------------------------------------------------------------------