From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] 
Sent: Sunday, March 4, 2018 5:50 AM
  



https://nasional.tempo.co/read/1066270/gerindra-kritik-pertemuan-jokowi-dan-psi-di-istana-negara?

AllUtama&campaign=AllUtama_Click_4


Gerindra Kritik Pertemuan Jokowi dan PSI di 

Istana Negara 
Reporter: 
Ahmad Faiz Ibnu Sani
Editor: 
Ninis Chairunnisa
Sabtu, 3 Maret 2018 13:50 WIB 
 
Presiden Joko Widodo menyampaikan keterangan pada media seusai meninjau pabrik 
bahan baku obat dan produk biologi milik PT Kalbio Global Medika di Cikarang, 
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 27 Februari 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono 
mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini sudah tidak memikirkan 
rakyat. Pikiran Jokowi, kata Ferry, sudah mengarah kepada bagaimana memenangkan 
pemilihan presiden 2019.

Menurut Ferry, tanda Jokowi tidak lagi memikirkan rakyat terlihat dari dirinya 
yang menerima kunjungan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Istana Negara, 
Kamis, 1 Maret 2018. Saat itu kedua pihak membahas strategi pemenangan Jokowi 
di pilpres 2019.

Baca: Bertemu Jokowi, PSI Tawarkan Kampanye Pilpres Lewat Media Sosial

Ferry juga mempermasalahkan Jokowi dan PSI yang menggunakan fasilitas negara 
(Istana) untuk membahas politik praktis. "Meskipun sepintas tidak apa-apa, tapi 
ini mempertontonkan wataknya Jokowi ini memang sebenarnya sudah tidak mikirin 
rakyat, mikirin 2019, pikirin diri sendirinya aja sudah," kata dia selepas 
diskusi di Cikini, Jakarta pada Sabtu, 3 Maret 2018.

Menurut Ferry, sikap Jokowi yang membahas strategi 2019 bersama PSI di Istana 
ini masuk pada aspek penyalahgunaan kekuasaan. "Pak Jokowi sekarang terang 
benderang mempertontonkan sikap yang terlalu kebelet sehingga beliau 
mengabaikan beberapa prinsip yang seharusnya sebagai Presiden tak dilakukan," 
ujarnya.

Baca: Golkar Telah Mengajak Demokrat Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 
Eriko Sotarduga mengatakan pertemuan Jokowi dan PSI di komplek Istana 
Kepresidenan sebagai hal yang wajar. Bila ada yang mempermasalahkannya, kata 
dia, kembali pada sudut pandang masing-masing.

"Sekarang begini bagaimana kalau besok pak presiden ketemu dengan Pak Prabowo 
apakah ada masalah, kan tidak ada, tentu nanti ada tanggapan oh ini mau jadi 
calon cawapresnya, kan itu tanggapan yang wajar-wajar saja," kata Eriko.

Ketua DPP PSI Tsamara Amani mengatakan dalam pertemuan dengan Jokowi dan PSI, 
dibahas soal strategi pemenangan Jokowi di 2019. PSI siap berkampanye untuk 
Jokowi di media sosial. Selain itu, Jokowi memberikan sejumlah tips untuk PSI 
agar sukses di pemilihan umum 2019.


--------------------------------------------------------------------------------







Kirim email ke