https://www.antaranews.com/berita/690140/jerman-beri-perhatian-penuh-
untuk-habibie-yang-sedang-dirawat
Jerman beri perhatian penuh
untuk Habibie yang sedang
dirawat
Minggu, 4 Maret 2018 03:18 WIB
BJ Habibie (ANTARA /Wahyu Putro A)
Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Jerman memberikan perhatian penuh
terhadap Presiden RI ketiga Bacharuddin Jusuf Habibie yang tengah
menjalani perawatan di Klinik Starnberg, Muenchen, Jerman.
"Pemerintah Jerman melalui Kantor Kanselir Angela Merkel sudah
mengetahui keadaan kesehatan bapak BJ Habibie saat ini, dan sudah
menelepon langsung Bapak BJ Habibie. Pemerintah Jerman memberikan
perhatian penuh, dan menawarkan apa yang bisa dibantu," ujar sekretaris
pribadi BJ Habibie, Rubijanto, dalam keterangan tertulis di Jakarta,
Sabtu (3/3) malam.
Rubijanto mengulas, dirinya telah melakukan sambungan telepon langsung
dengan BJ Habibie pada Kamis (1/3). Menurutnya, saat itu BJ Habibie
dengan suara parau menjelaskan bahwa dirinya merasakan sesak bernapas
pada Selasa 27 Februari 2018.
Kala itu, kata Rubijanto, rekan-rekan Habibie langsung membawa suami
dari almarhumah Hasri Ainun Besari itu ke Klinik Starnberg di Muenchen,
Jerman. Tim dokter langsung memeriksa Habibie.
"Diketahui bahwa klep jantung termonitor ada kebocoran layaknya yang
dialami almarhumah ibu Ainun Habibie," jelas Rubijanto.
Akibat dari kebocoran klep jantung ini terjadi penumpukan air pada
paru-paru hingga 1,5 liter sehingga terasa sulit atau sesak bernapas.
Selain itu tensi Habibie meningkat sampai 180.
Dokter di Muenchen memberikan dua opsi bagi Habibie, yakni segera
menjalani operasi Jantung atau menempuh pengobatan/tindakan dengan cara
yang lebih canggih.
Menurut informasi yang diperoleh Rubijanto, Habibie tidak menghendaki
tindakan operasi Jantung, dan lebih memilih operasi dengan metode baru
yang lebih canggih.
Sejauh ini tim dokter telah memasang kateter melalui mulut untuk
mengetahui persisnya kebocoran klep Jantung dan untuk menentukan
tindakan mana yang lebih tepat untuk ditempuh.
Rubijanto mengatakan Habibie berharap pada pelaksanaan tindakan operasi
Jantung di Muenchen nantinya dapat dihadiri atau disaksikan oleh paling
tidak dua dokter spesialis jantung dari Tim Dokter Kepresidenan RI dan
seorang personil Paspampres.
"Beliau harapkan seluruh biaya perawatan dan tindakan medis yang timbul
di Muenchen, ditanggung oleh Pemerintah RI sesuai Undang-undang yang
berlaku," kata Rubijanto.
Rubijanto telah menyampaikan kepada Habibie seluruh kolega di Jakarta
ikut merasakan prihatin atas kesehatan Habibie dan mendoakan semoga agar
Habibie segera dapat lekas sembuh dan lekas kembali ke Jakarta.
"Kabar lebih lanjut akan selalu diberikan sesuai perkembangan dari
Muenchen," ujar Rubijanto.
*Baca juga: BJ Habibie dirawat di Jerman
<https://www.antaranews.com/berita/690097/bj-habibie-dirawat-di-jerman>*
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018