*Wah, kalau Kapolri minta nasihat ustaz tentang cara jaga keutuhan NKRI,
maka sudah sepatutnya Kapolri dipensiunkan saja dan dinobatkan ustaz Somad
menjadi Kapolri atau lebih bagus lagi menteri pertahanan. Berhubunhg
sebentar lagi diadakan Pemilu, jadi supaya tidak keliru apakah tidak
sebaiknya ustaz Somad mendampingi Jokowi sebagai calon wakil presiden*?

http://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/18/03/04/p52680354-kapolri-minta-nasihat-ustaz-somad-cara-jaga-keutuhan-nkri
Kapolri Minta Nasihat Ustaz Somad Cara Jaga Keutuhan NKRI

Ahad 04 March 2018 15:57 WIB

Rep: Febrian/ Red: Bayu Hermawan


Ustaz Abdul Somad

Foto: Republika/Putra M. Akbar

*Kapolri hadir dalam acara dzikir dan tausiah bersama di Masjid Az-Dzikra,
Bogor.*

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian hadir
dalam acara dzikir dan tausiah bersama di Masjid Az-Dzikra, Sentul, Bogor,
Ahad (4/3). Saat sesi tanya jawab, Kapolri meminta pandangan dan masukan
dari Ustaz Abdul Somad untuk institusi Polri dalam hal mencegah terjadinya
perpecahan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).



Tito mencontohkan beberapa negara di luar seperti di Irak, Suriah, Mesir,
Yaman dan lain-lain terpecah belah. Padahal negara-negara tersebut adalah
negara dengan mayoritas Islam. "Itu negara Suriah, Afganistan, Irak, Yaman,
dan Mesir tempat Ustad Somad kuliah, terjadi konflik antara Muslim dan
Muslim lainnya. Mereka bergejolak. Apakah konflik seperti itu bisa terjadi
di Indonesia. Bagaimana mencegahnya? Gimana caranya Polri untuk mencegah
itu?" tanya Tito

Ustaz Somad menjawab bahwa yang diperlukan oleh Polri sebagai institusi
keamanan negara adalah memadamkan persoalan bak api-api kecil yang kerap
muncul ke permukaan. Indonesia negara yang besar tak luput terjadinya
gejolak-gejolak yang berpotensi memecah belah bangsa.

Institusi kepolisian, menurut Ustaz asal Riau itu perlu memadamkan gejolak
kecil ini agar tidak semakin meluas. Caranya dengan mengklarifikasi,
memperjelas persoalan, mengkomunikasikan dengan baik dan yang pasti sambung
Ustaz Somad harus ada kepastian hukum.

"Apapun bisa saja terjadi di Indonesia. Maka dalam Alquran dikatakan, jika
datang orang bawa berita, klarifikasi. Utamakan tabayun. Jangan sampai
dimasuki pihak lain yang ingin memecah belah. Kalau ada percikan-percikan
api kita padamkan. Jangan jadi api dalam sekam yang kemudian membesar.
Kepastian hukum juga harus ada," kata Ustaz Somad.

Ada cara lain menurut Ustaz Somad yang juga tak kalah penting untuk menjaga
keutuhan NKRI. Walau saat ini rentan akan adu domba dan pengedaran
informasi hoax, NKRI tetap akan utuh selagi ada umat Islam Indonesia yang
selalu memanjatkan doa dan istighfar. Allah SWT menurut Ustaz Somad akan
menghindarkan azab dan musibah kepada suatu negeri selagi di negeri
tersebut masih terdengar suara istighfar dan doa.

"Insya Allah negeri kita akan damai. Kalau kita sama-sama menjaga, musibah
tak akan terjadi," ucap Ustaz Somad.

Kirim email ke