https://www.antaranews.com/berita/690200/china-sesumbar-akan-balas-as-
jika-rugikan-perdagangan
China sesumbar akan balas AS
jika rugikan perdagangan
Minggu, 4 Maret 2018 15:15 WIB
Presiden Donald Trump (REUTERS/ERIC THAYER)
Jakarta (ANTARA News) - China hari ini memperingatkan Amerika Serikat
bahwa negeri ini siap memukul balik AS jika kepentingan ekonomi China
dirugikan AS. Ancaman ini kian memperkeruh perang dagang antara kedua
negara setelah Presiden Donald Trump menerapkan bea masuk baja dan
aluminium.
Tindakan Trump ini sendiri memicu rangkaian ancaman balasan dari
sejumlah negara, namun pesaing utama perdagangannya, China, sejauh ini
berusaha menghindari mengeluarkan ancaman pembalasan.
"China tidak ingin perang dagang dengan Amerika Serikat," kata Zhang
Yesui, juru bicara Kongres Rakyat Nasional, dalam jumpa pers, Minggu,
seperti dikutip AFP. "Tetapi seandainya AS mengambil langkah yang
merugikan kepentingan China, maka China tidak akan tinggal diam dan akan
mengambil langkah-langkah yang diperlukan."
Zhang memperingatkan bahwa "kebijakan yang didasarkan pada penaksiran
salah atau persepsi keliru akan merusak hubungan dan menciptakan
konsekuensi yang tidak ingin disaksikan siapa pun."
Langkah Trump itu sendiri diambil setelah penasihat utama ekonomi
President Xi Jinping, Liu He, bertemu dengan para pejabat Gedung Putih
pekan ini untuk membahas hubungan ekonomi kedua negara.
Selama lawatannya, Liu dan tuan rumah "sepakat bahwa kedua negara harus
menyelesaikan sengketa perdagangan mereka lewat kerja sama, bukan dengan
konfrontasi."
Sejak mengumumkan rencana mengenakan tarif 25 persen kepada baja impor
dan 10 persen untuk aluminium impor, Trump telah mendapatkan ancaman
perdagangan dari berbagai negara. Trump malah mengatakan perang dagang
bagus dan gampang dimenangkan.
*Baca juga:Trump sebut "perang dagang bagus dan mudah dimenangkan"
<https://www.antaranews.com/berita/690063/trump-sebut-perang-dagang-bagus-dan-mudah-dimenangkan>*
Pewarta: -
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018