*https://www.antaranews.com/berita/690261/dkp-bangka-tolak-kapal-cantrang
<https://www.antaranews.com/berita/690261/dkp-bangka-tolak-kapal-cantrang>*
DKP Bangka tolak kapal cantrang

Minggu, 4 Maret 2018 22:39 WIB

Dokumentasi Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (tengah)
berdialog dengan nelayan saat mengawasi pendataan dan verifikasi kapal
cantrang di kantor Pelabuahan Tasik Agung, Rembang, Jawa Tengah, Selasa
(13/2/2018). Susi Pudjiastuti mengawasi langsung proses pendataan dan
verifikasi kapal cantrang karena diperkirakan masih terdapat 75 persen dari
331 kapal cantrang di wilayah itu tidak sesuai dengan yang tercantum di
dalam dokumen kepemilikan kapal. (ANTARA /Yusuf Nugroho) ()
Jika kapal ini beroperasi maka akan merusak biota laut, maka kita menolak
keras ada kapal cantrang di Bangka."
Sungailiat (ANTARA News) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka,
Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan menolak keberadaan kapal
cantrang di wilayah itu.

"Jika kapal ini beroperasi maka akan merusak biota laut, maka kita menolak
keras ada kapal cantrang di Bangka," ujar Kepala DKP Bangka, Ahmad Sapran
di Sungailiat, Minggu.

Menurut dia, selain merusak biota laut kapal cantrang juga dapat
menyebabkan pertumbuhan dan perkembangbiakan ikan tidak sesuai sistem
rantai makanan.

"Karena ikan yang belum sesuai ukurannya akan masuk jaring dan terbuang
sia-sia. Sejauh ini memang tidak ada kapal cantrang yang beroperasi di
Sungailiat ataupun Perairan Bangka," ujarnya.

Sapran menyebutkan penolakan cantrang di Bangka murni aspirasi dari para
nelayan di wilayah itu.

"Menteri Kelautan dan Perikanan pun sudah menegaskan kapal cantrang hanya
boleh beroperasi di wilayah pantai utara Jawa saja," kata Sapran.

Ia berharap nelayan dari luar yang menggunakan kapal cantrang tidak masuk
ke perairan Babel, khususnya perairan Bangka dan sekitarnya.

Pewarta: Kasmono
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kirim email ke