Pejuang Wanita(Memperingati Hari Wanita Internasional 8 Maret)  Clara 
Zetkin,berjuang bukan demihak-hak kaum wanita sematamelainkan juga dengantegar 
menentang perangantara negara negaraadidayamemperebutkan tanahjajahankawasan 
perampokan sumberdaya alamlautan tenaga kerja murahdan hasil paksaan.   Gustina 
Fučíková,berjuang menentangpenyerbuan Nazi Jermanterhadap negerinya 
--Cekoslovakiatak bertekuk lutut ketikaditangkap dan dihajar habis-habisanoleh 
Gestapogerombolan makhluk berbadanorang, berjiwa binatang.  Harriet Beecher 
Stowe,penentangannya terhadapperbudakanlewat buku "PondokPaman Tom"telah memicu 
PerangUtara-Selatanyang berujung denganpelarangan perbudakandi antero Negeri 
PamanSam.  Kartini,dengan menggunakanpenanyademi persamaan hak kaumwanita dan 
laki-laki dibabatnya berbagaiadat-istiadat feodalyang telah memasung 
kebebasankaum wanitauntuk berkiprah secaraselayaknya.  Soong Ching-ling,santun 
perilaku, halustutur sapanyatapi di balik itu,seorang pekerja bawah tanahdengan 
berani dan cerdasmenyelundupkan senjatadan obat-obatandemi perjuangan 
mengusirkaum agresor Jepangkeluar dari Tiongkok,tanah air yang dicintainya.  
Nama nama inihanyalah beberapa nama di antara tak terbilangbanyaknya pejuang 
wanitayang telah berjuang dimasa silamberdampingan dengan pejuangpriayang tak 
terhitungjumlahnyademi suatu dunia yang cerahceriadi mana kebebasan dankeadilan 
secara konsistenditegakkan.  Noroyono04-03-2018



Kirim email ke