Seperti bandul, bergerak dari satu ujung, ke ujung lain.... 2018-03-15 6:35 GMT+01:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] < [email protected]>:
> > > > > ----- Pesan yang Diteruskan ----- > *Dari:* 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] < > [email protected]> > *Kepada:* "[email protected]" <[email protected]>; Jonathan > Goeij <[email protected]>; Tatiana <[email protected]> > *Terkirim:* Kamis, 15 Maret 2018 01.40.16 GMT+1 > *Judul:* Re: [GELORA45] Manuver Mengagetkan Mantan Pendukung Jokowi > > > > Iyaaa, ... terkadang saya juga merasa SANGAT ANEH melihat orang-orang yang > mengaku dirinya REVOLUSIONER menjadi begitu ekstrimnya MEMBELA dan > MEMBENARKAN tokoh/orang yang menyerang Jokowi, ... tanpa lebih dahulu > meneliti latar belakang tokoh/orang itu dan merasa cukup dari apa yang > dinyatakan saja! Lhaa, yang dibela kok jadi tokoh Demokrat, ... pendukung > SBY! > > Timbul pertanyaan, nenek dalam tempurung yang satu ini dalam memposisinya > diri “Pejuang revolusioner” apa sudah menetapkan kontradiksi pokok > ditingkat perjuangan rakyat Indonesia sekarang ini? Mana dan siapa yang > dijadikan sasaran utama dan siapa yang masih bisa dijadikan sekutu yang > bisa dan perlu didukung? Kalau saja tokoh macam Jokowi ini dijadikan > sasaran utama utk diganyang, lalu harus ber-front, mendukung dan berpihak > pada siapa? Probowo, SBY, ... Gatot Nurmantyo? Pejuang apa namanya kalau > semua tokoh yang tampil didunia politik itu dihajar, diserang > habis-habisan, dan, ... tanpa melihat kekuatan rakyat sendiri??? Padahal > yang dinamakan TOKOH kekuatan RAKYAT dalam mimpinya itu BELUM juga bisa > muncul!!! > > > Siapa sih yg TIDAK TAHU dan TIDAK mengerti bahwa Jokowi masih buuaaanyak > kekurangan dan jauh dari apa yang kita mimpikan! Apalagi bisa mewujudkan > semua janji2 muluk yang diteriakkan masa kampanye itu, karena jelas setelah > pegang kekuasaan dia masih harus perhitungkan kekuatan lawan politik > disekitar yang jelas LEBIH BESAR/KUAT, jadi masih harus jalankan > strategi-taktik perjuangan dengan sebaik-baiknya, bahkan terkadang juga > harus lakukan politik dagang-sapi untuk pertahankan posisinya dan > kesempatan perkuat kekuatannya sendiri. Mana yang harus diperjuangkan dan > dimenangkan lebih dahulu, mana yang masih bisa dikebawahkan dan ditunda > sekarang ini, ... Semua juga masih dalam proses perjuangan yang tidak mudah > seperti membalikkan telapak tangan saja. > > Kalau tidak begitu, apa yang anda harus perbuat dan perjuangkan? Dukung > siapa, coba katakan dengan jelas! > > Salam, > ChanCT > > > *From:* Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] > *Sent:* Thursday, March 15, 2018 1:30 AM > *To:* Yahoogroups > *Subject:* Re: [GELORA45] Manuver Mengagetkan Mantan Pendukung Jokowi > > > > Apakah mantan relawan ini juga orang yg jadi penghubung telpon SBY and > Ma'ruf Amin yg kemudian melahirkan fatwa Ahok menista agama Islam? > Apakah beliau ini juga yg menyuruh pengacara Ahok menghadirkan Tuhan jadi > saksi dipengadilan? > > > ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote : > > Yang pasti, janji revolusi mental buat benahi watak ya > cuma gombalan juga. > > --- jetaimemucho1@... wrote: > > > > Kayaknya ada orang yang tidak ngerti mengapa mantan pendukung Jokowi itu > akhirnya meninggalkan Jokowi. Jelas dia tulis karena Jokowi tidak menepati > janjinya, yaitu, menolak utang luar negeri, mempersulit asing dan masalah > subsidi. Tapi orang yang tetap membutakan diri dan mengekor Jokowi, > walaupun sudah jelas-jelas Jokowi memang mengkhianati janji selama > kampanyenya (termasuk janji menuntaskan masalah HAM berat, melaksanakan > Trisakti) menginterpretasikannya seolah-olah orang meninggalkan Jokowi > karena tidak dapat tempat, etc. Pendukung buta Jokowi ini sama sekali tidak > mampu melihat bagaimana Jokowi mengkhianati janji-janjinya sendiri. > > On Wednesday, March 14, 2018 5:19 PM, ajeg wrote: > > Makanya samasekali tidak mengagetkan, apalagi mengingat janji-janji yang > tidak ditepa ti. > Seperti janji tidak mau berutang misalnya, atau janji menuntaskan kasus-kasus > pelanggaran HAM, dll. > > --- chalik.hamid@... wrote: > > Tidak dapat tempat yang memuaskan, lalu balik badan, itu soal biasa. > Sekarang dapat tempat di ruang lain, kalau tidak cocok, akan lari ke tempat > lain. Itu menunjukkan watak aslinya. > > ----- Pesan yang Diteruskan ----- > *Dari:* ajeg > > Samasekali tidak mengagetkan. Sudah banyak kok pendukung > yang balik badan melupakan Jokowi./ span> > > - > > "saya melakukan itu sebagai wujud ekspresi kekecewaan saya > karena janji politik Pak Jokowi tidak ditepati" > > Manuver Mengagetkan Mantan Pendukung Jokowi > <https://news.detik.com/berita/3914692/manuver-mengagetkan-mantan-pendukung-jokowi> > > > > > >
