Tiongkok Berharap Dapat Tangani Gesekan Perdagangan dengan AS secara
Konstruktif
2018-03-16 12:13:54 CRI
Selama ini, Tiongkok dan Amerika selalu memelihara komunikasi dalam
menangani gesekan ekonomi dan perdagangan. Kedua pihak diharapkan dapat
menangani masalah terkait dengan sebaik-baiknya secara konstruktif. Juru Bicara
Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Lu Kang menekankan sikap Tiongkok terhadap
masalah ekonomi dan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika tersebut di depan
jumpa pers rutin pada hari Kamis kemarin (15/3).
Berkaitan dengan laporan tentang Amerika yang meminta Tiongkok untuk
mengurangi defisit perdagangan belakangan ini, Lu Kang menekankan tiga hal
sebagai berikut :
Pertama, hubungan ekonomi dan perdagangan Tiongkok-Amerika pada pokoknya
adalah saling menguntungkan, kerja sama dan investasi di bidang ekonomi dan
perdagangan antara kedua negara selama 40 tahun ini telah membawa banyak
manfaat bagi rakyat serta kalangan industri dan perdagangan kedua negara,
termasuk pasar besar dan lapangan pekerjaan. Jika hubungan kerja sama ini hanya
menguntungkan pihak Tiongkok saja, maka hubungan ekonomi dan perdagangan
seperti ini tidak akan terus berlanjut hingga sekarang.
Kedua, Tiongkok selalu mementingkan dan memenuhi komitmen dalam
pertukaran ekonomi dan perdagangan dengan negara lain, menaati peraturan
perdagangan multilateral khususnya peraturan WTO, juga menaati pengaturan
investasi bilateral yang telah dicapai dengan negara-negara terkait. Inilah
yang dicapai kedua pihak berdasarkan prinsip keadilan. Akan tetapi, Tiongkok
tidak menerima aturan permainan yang diterapkan oleh negara mana pun.
Ketiga, selama ini, gesekan perdagangan Tiongkok-Amerika selalu
diselesaikan dengan sebaik-baiknya secara konstruktif. Hari ini, kami masih
menganggap bahwa Tiongkok dan Amerika dapat menyelesaikan perselisihan terkait
melalui konsultasi yang bersahabat.
Lu Kang menekankan, sejarah telah membuktikan bahwa perang perdagangan
tidak menguntungkan pihak mana pun, oleh sebab itu, Tiongkok akan secara tegas
menjaga hak dan kepentingannya sendiri.