Kita? Harusnya "kami" dong, seperti waktu meresmikan jalan tol, menalangi korban lumpur Sidoarjo (dengan duit kita), bagi-bagi kartu sakti atau bagi-bagi sepeda dll yang dklaim sebagai hasilkerja "kami", pemerintah. Kenapa giliran bayar utang selalu harus 'kita'?ǃ Pemerintah (siapapun presidennya) sudah harus diatur / diperintahkan untuk menyelesaikan seluruh utang pada periode kekuasaannya sebelum masa jabatannya habis, sambil tetap mengikis utang-utang lama kita. Stop tradisi menjabat, ngutang sepuasnya, lalu pensiun lenggangaang kangakung meninggalkan Rakyat terkubur tumpukan utangmu. Hayo partai-partai, tambahkan pasal utang ini dalam UU Presiden lalu ajukan capres masing-masing. Jangan bisanya cuma nebeng capres partai lain.
--- j.gedearka@... wrote: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3919181/punya-utang-rp-4000-t-pemerintah-kita-sangat-bisa-bayar?_ga=2.175593506.185681342.1521138527-810561165.1521138527 Kamis, 15 Mar 2018 22:53 WIB Punya Utang Rp 4.000 T, Pemerintah: Kita Sangat Bisa Bayar Sylke Febrina Laucereno - detikFinance Foto: Andhika Akbarayansyah FOKUS BERITA Utang RI Tembus Rp 4.000 Triliun Jakarta - Realisasi utang pemerintah hingga akhir Februari 2018 telah mencapai Rp 4.034,8 triliun atau setara 29,24% terhadap produk domestik bruto (PDB). Pemerintah bisa bayar nggak sih? "Bisa bayar nggak? Bisa! Sangat bisa dan aman," kata Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan, Kementerian Keuangan, Scenaider Siahaan, di Gedung Bank Indonesia (BI), Jakarta, Kamis (15/3/2018). | Baca juga: Utang Pemerintah RI Tembus Rp 4.000 T | Menurutnya, tak perlu takut dengan besarnya utang pemerintah yang sudah menyentuh angka Rp 4.000 triliun. Karena , bila dihitung besaran cicilannya masih tergolong kecil bila dibandingkan dengan penerimaan negara setiap tahunnya. "Jangan takut dengan nominal utang," tegas dia. Karena, menurut data yang dimilikinya, dari total utang yang mencapai Rp 4..034,8 triliun itu, masa jatuh temponya adalah sekitar 9 tahun. Dengan acuan tersebut, menurut perhitungannya, besaran cicilan utang pemerintah adalah sebesar Rp 405 triliun/tahun. "Struktur jatuh temponya, ini kita hampir 9 tahun lah. Utang rata-rata sepanjang 9 tahun, setiap tahun yang dibayar dari Rp 4.000 triliun dibagi 9 tahun ya. Sekitar Rp 450 triliun, itu setiap tahun akan dibayar," sebut dia. | Baca juga: Utang Pemerintah RI Tembus Rp 4.000 T, Berapa Cicilannya? | Sementara, berdasarkan data Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan negara di tahun 2017 mencapai Rp 1.659,9 triliun atau 95,6% dari target APBN-P 2017. Artinya, besaran cicilan utang pemerintah yang sekitar Rp 450 triliun masih sekitar 27,11% terhadap penerimaan negara yang bersumber dari pajak dan non pajak. (dna/ang)
