----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
'[email protected]' [email protected] [temu_eropa] 
<[email protected]>; Sunny <[email protected]>; Billy Gunadi 
<[email protected]>; Awind <[email protected]>; K. Prawira 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>Cc: GELORA_In <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 16 Maret 2018 21.37.43 GMT+1Judul: 
[nasional-list] Re: [temu_eropa] Giliran Rusia Tendang Keluar Diplomat Inggris 
dari Negeri Itu
     

Дорогие господа в Лондоне, (Dorogiye gospoda v Londone, )Мы коротко скажем это: 
( My korotko skazhem eto: 
)-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------/
 Honorable  Gentlemen in Lodon, We simply say as follow : /
> Глаз для глаз .... Зуб для зуба   ( Glaz dlya glaz - zub dlya zuba  )     
>Latine : oculum pro oculo, dens pro dente
2018-03-16 20:06 GMT+01:00 'j.gedearka' [email protected] [temu_eropa] 
<[email protected]>:

     
 


 
 
https://dunia.tempo.co/read/ 1070445/giliran-rusia-tendang- 
keluar-diplomat-inggris-dari- negeri-itu
 
 
 Giliran Rusia Tendang Keluar Diplomat Inggris 
 
 
dari Negeri Itu 
   Reporter: 
Non Koresponden 
   Editor: 
Choirul Aminuddin
  Jumat, 16 Maret 2018 20:30 WIB     0 komentar     10001       
   -  Font: 
           
   -  Ukuran Font: - + 
   -    
 
   -    
 
       
Kedutaan besar Rusia di London, Inggris, 15 Maret 2018. REUTERS
  
TEMPO.CO, Jakarta - Rusia bakal mengusir sejumlah diplomat Inggris dari negeri 
itu sebagai balasan atas keputusan Perdana Menteri Theresa May menendang 23 
diplomat Rusia yang dituding terlibat dalam racun saraf yang menimpa eks agen 
rahasia di Inggris.
 
May menyatakan Perang Dingin dengan Rusia dan mengusir 23 diplomatnya dalam 
waktu sepekan setelah mereka terbukti turut serta dalam insiden racun saraf 
yang menghantam bekas agen spionasenya di Salisbury, selatan Inggris, pekan 
lalu.
 
Baca: Kasus Agen Rahasia, Inggris Usir 23 Diplomat Rusia
 
Bendera Inggris di depan gedung kedutaan besar Inggris di Moskow, Rusia, 15 
Maret 2018. REUTERS/David Mdzinarishvili
   
"May juga menuduh 23 diplomat Rusia itu adalah agen mata-mata yang bekerja di 
Kedutaan Besar di London," tulis kantor berita Reuters, Jumat, 16 Maret 2018.
 
Rusia membantah terlibat dan menganggap hal itu sebagai kekalutan Inggris 
menghadapi Brexit. "Tudingan itu rekayasa London untuk menggelorakan antibangsa 
Rusia."
 
Ketika ditanya wartawan Reuters yang menemuinya di ibu kota Kazakhstan, apakah 
Rusia akan mengusir diplomat Inggris dari Moskow, Menteri Luar Negeri Sergei 
Lavrov tersenyum dan berkata, "Tentu, kami akan melakukannya."Personel militer 
Inggris memeriksa tempat kejadian eks agen rahasia Rusia yang terpapar racun 
hingga sekarat di Salisbury.[www.rferl.org]
 
Amerika Serikat, Jerman dan Prancis bersama Inggris pada Kamis, 15 Maret 2018, 
mendesak Rusia menjelaskan mengenai serangan racun tersebut. "Rusia sepertinya 
berada di balik serangan racun tersebut," kata Presiden Donald Trump.
 
Baca: Inggris, Amerika, Jerman, dan Prancis Bersatu Salahkan Rusia
 
Bekas agen Rusia yang bekerja untuk dinas intelijen Inggris, Kolonel Sergei 
Skripal, 66 tahun, bersama putrinya Yulia, 33 tahun, ditemukan sekarat di luar 
pusat perbelanjaan di Salisbury, selatan Inggris, pada Ahad 4 Maret 2018. 
Reuters menulis, seorang polisi Inggris yang mencoba membantunya juga terpapar 
racun saraf tersebut kendati kondisinya saat ini mulai stabil.
  
 
 
 
 
 
 
 
 

   

    

Kirim email ke