Apa sih maunya nenek dalam tempurung ini, kok mau ngatur-ngatur kendalikan apa 
yang saya teruskan pemberitaan di milis GELORA45??? 

Buatlah milis sendiri dan bolehlah anda semaunya masukkan pemberitaan yang 
dianggap PENTING dan perlu diteruskan, ... tidak usah ngatur-ngatur milis orang 
lain! Apalagi hendak menuntut orang lain meneruskan komentar/jawaban anda yang 
banyak ngacooo nya itu!



From: Tatiana Lukman [email protected] [GELORA45] 
Sent: Tuesday, March 20, 2018 4:14 AM
To: Yahoogroups ; Harry Singgih ; Gol ; Daeng ; Rachmat Hadi-Soetjipto ; Farida 
Ishaja ; Mitri ; Lingkar Sitompul ; [email protected] ; Oman Romana ; Billy 
Gunadi ; Harsono Sutedjo ; [email protected] ; Sie Tik Tan ; Sahala Silalahi ; 
Tjoa ; Andreas Sungkono ; GELORA_In ; Nunu Nugroho 
Subject: [GELORA45] Kekerasan lagi dalam penggusuran paksa..

  

Berita seperti ini tidak akan diteruskan ke milis lain oleh si pendukung buta 
Jokowi. Yang diteruskan pesannya umumnya yang datang dari remo Chan. Jawaban 
saya kepada Chan pun umumnya tidak dia teruskan. Yang diteruskan selalu 
ocehannya si Chan.. Tapi saya yang dituduh si Chan tidak "membolehkan" orang 
untuk berpendapat atau mengkritik. Lucu ya? Memang cocok dua orang itu!! 
Bersorak dia selalu melihat "pembangunan" a la Jokowi, walaupun seperti di 
bawah inilah harga yang harus dibayar rakyat jelata... Tak perduli mereka 
rakyat diinjak-injak haknya... pokoknya Jokowi heibaaat!!! 
Norita Afridiana


                        
                 
           
                    Norita Afridiana
                  Norita Afridiana posted a video on her timeline.  
           
     



Gisteren om 15:42 · 
Eksekusi Tanjung tinggal menghitung jam. Rakyat sudah sangat santun memohon 
keadilan di tanah sendiri. Melakukan demo sangat tertib dan tidak anarkis. 
Nyatanya tetap saja eksekusi tetap dipaksakan dan sudah di depan mata dan warga 
dibuat panik dengan pasukan yang diturunkan langsung oleh pihak kepolisian 
setempat.
Tepuk Tangan untuk Pengadilan Luwuk yang punya peratuan hukum sendiri. Luar 
biasaaa!!! Kalian para penguasa memang hebatttt!!!! 👏👏👏Tulisan ini dikhususkan 
kepada: 
Yang Terhormat Bapak Kapolres Luwuk Banggai dan Kapolda Sulawesi Tengah,
Sebenarnya kalian ini memihak rakyat kecil atau mafia tanah??? Kepolisian 
dibentuk untuk melindungi rakyat atau mendukung kedzaliman???
Jelas-jelas 18 hektar tanah rakyat dirampas tanpa dasar hukum yang jelas kog 
dibela?
Berkali-kali kami datang menghadap alasannya selalu saja sama dengan dalih 
bahwa kalian hanya melaksanakan keputusan hukum dari Pengadilan untuk 
pengamanan. Hukum yang mana Pak? Kalau benar adanya, tolong tunjukkan surat 
keputusannya, kami sebagai warga negara yang baik juga akan patuh jika memang 
JELAS secara hukum. Nyatanya tidak ada sampai saat ini.
Plisss laah.. Tolong dipilih-pilih lagi Pak. Kalau memang menjalankan tugas 
berdasarkan surat keputusan, cermati lagi putusan yang ada. Sudah benar? Sudah 
sesuai? Atau memang tidak ada? Karna sampai saat ini kami pun sebagai pemilik 
tanah yang SAH secara hukum tidak pernah mendapatkan salinan putusannya.
Ingat lagi Pak, pihak Kepolisian harus netral dan tidak boleh memihak. 
Sekarang, pasukan sebanyak ini diturunkan untuk apa? Menghadapi teroris? Kami 
bukan teroris Pak. Kami PEMILIK SAH atas lahan di Tanjung dan bisa menunjukkan 
bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Kami yang dirampok, kenapa malah 
perampok yang dilindungi? Lucu!!!
*Kalau pihak kepolisian sudah tidak bisa lagi melindungi rakyat, lantas kemana 
rakyat harus mencari perlindungan? Saya yakin diantara ribuan pasukan Anda yang 
dikerahkan esok hari masih memiliki hati yang bersih. Allah Maha Membolak 
balikkan hati. Doa terbaik untuk bapak-bapak Ketua sekalian. Doa terbaik!
#SaveTanjung
#PrayForTanjung 
#TanjungAdalahKita
#TanjungAdalahIndonesia 
#LuwukSudahKebalHukum???





Sedang berlangsung penggusuran paksa warga tanjung, Kabupaten Banggai. Sekitar 
9 orang warga ditangkap dan sekitar 3 orang warga luka-luka akibat eksekusi 
tersebut yg melibatkan 1000-an personil gabungan Polisi dan TNI.






Aris Tan


                        
                 
           
                    Aris Tan
                  Aris Tan posted a video on his timeline.  
           
     














Kirim email ke