----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[perhimpunanpersaudaraan] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>Terkirim: Senin, 19 Maret 2018 21.11.54 GMT+1Judul: 
[perhimpunanpersaudaraan] Putin katakan kepada Barat: Saya,tak inginkan 
perlombaaan senjata
     
 


 
 
https://www.antaranews.com/berita/694250/putin-katakan-kepada-barat-saya-
 
tak-inginkan-perlombaaan-senjata
 
 
Putin katakan kepada Barat: Saya 
 
 
tak inginkan perlombaaan 
 
 
senjata
 
  Selasa, 20 Maret 2018 01:47 WIB 
 Moskow (ANTARA News) - Presiden Rusia Vladimir Putin membuat sebuah pernyataan 
lebih lunak pada Senin kepada Barat pada Senin setelah ia menang dalam 
pemilihan presiden dengan suara lebih besar daripada pemungutan suara 
sebelumnya.
 
 Putin mengatakan ia tak mempunyai keinginan untuk melakukan perlombaan senjata 
dan akan melakukan apa saja yang dia dapat untuk menyelesaikan 
perbedaan-perbedaan dengan negara-negara lainnya.
 
 Kemenangan Putin itu, yang terjadi pada saat hubungannya dengan Barat kurang 
baik, akan memperpanjang dominan politik Rusia selama enam tahun hingga tahun 
2024. Ini akan membuatnya penguasa terlama sejak diktator Soviet Josef Stalin 
dan telah menimbulkan ketakutan Barat akan konfrontasi yang merebak.
 
 Tetapi Putin yang berusia 65 tahun menggunakan sebuah pertemuan Kremlin dengan 
para calon yang dia kalahkan dalam pemilihan pada Ahad untuk mengisyaratkan 
keinginannya fokus pada hal-hal domestik bukan internasional, dan berusaha 
untuk menaikkan stadar hidup dengan menanam modal lebih banyak di bidang 
pendidikan, infrastruktur dan kesehatan sementara mengurangi pengeluaran 
pertahanan.
 
 "Tak seorangpun berencana mempercepat perlombaan senjata," kata Putin. "Kami 
akan melakukan segalanya untuk menyelesaikan semua perbedaan dengan mitra-mitra 
yang menggunakan saluran-saluran diplomatik. Demikian laporan Reuters.
 
 (Uu.M016)Pewarta: antara
 Editor: Tasrief Tarmizi
 
 
 
 
 
    

Kirim email ke