Luhut Ancam Amien, PAN Marah Sebut Pemerintahan Jokowi Antikritik
SELASA, 20 MAR 2018 11:43 | EDITOR : ESTU SURYOWATI
 
Amien Rais menilai kegiatan bagi-bagi sertifikat tanah yang dilakukan 
pemerintahan Jokowi-JK, pengibulan. (Dok. JawaPos.com)


Berita Terkait
  a.. Amien Tuding Jokowi Bohong Soal Sertifikat Tanah, Fahri Bilang Begini
   
  b.. Besok, Amien Rais Dijadwalkan Hadiri Tabligh Akbar di Solo
   
  c.. Panglima Batalkan Mutasi 32 Pati, Anak Amien Rais: Jangan 
DipolitisirJawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar 
Pandjaitan naik pitam saat Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) 
Amien Rais menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membohongi rakyat lewat 
bagi-bagi sertifikat tanah.

Luhut pun mengancam akan membeberkan dosa-dosa Amien. Menanggapi ancaman 
tersebut, anggota Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo mengatakan, kemarahan 
pembantu Presiden Jokowi itu telah membuktikan bahwa pemerintahan saat ini 
tidak ingin dikritik.

“Jadi, menunjukan bahwa ada personel-personel kunci dalam pemerintahan Presiden 
Jokowi yang antikritik,” ujar Drajad saat dihubungi, Selasa (20/3).

Menurut Drajad, yang disampaikan oleh Luhut ini juga telah membuktikan bahwa 
pemerintah Jokowi selalu mencari kesalahan orang yang berbeda pandangan dengan 
pemerintah. Terlebih muncul kesan bahwa pemerintah memakai segala cara untuk 
membalas dendam.

“Jadi pemerintahan Jokowi terkesan senang mencari kesalahan dari pihak yang 
berbeda pandangan,” katanya.

Oleh sebab itu, katanya, bila suatu saat terjadi sesuatu terhadap Amien Rais, 
Drajad mengaku sudah tahu aktor intelektualnya. “Jadi, PAN punya bukti kuat 
untuk menuding siapa aktor intelektualnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Luhut menyinggung apa yang disampaikan kepada Amien Rais kepada 
Presiden Jokowi. Menurut Luhut apa yang disampaikan oleh mantan Ketua MPR ini 
adalah asal bunyi, tanpa adanya fakta-fakta pendukung.

Oleh sebab itu, Luhut meminta Amien Rais untuk berhati-hati dalam bertutur 
kata. Kalau tetap seperti itu, Luhut mengancam akan membongkar semua dosa-dosa 
Amien Rais.

‎Diketahui, Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais menyindir Presiden Jokowi yang 
sering berkunjung ke daerah dengan salah satu agendanya membagikan sertifikat 
tanah.

Amien menilai cara Jokowi dengan membagi-bagikan sertifikat itu masih belum 
bisa menuntaskan permasalahan soal kepemilikan lahan, sehingga dia mengatakan 
Presiden Jokowi telah berbohong.

Dengan situasi tersebut, kata Amien, pemerintah era Jokowi mengalami 
kemunduran. Bahkan, rezim Jokowi dianggap paling mundur dibandingkan 
rezim-rezim sebelumnya.

Informasi saja, bagi-bagi sertifikasi lahan merupakan implementasi dari janji 
kampanye Jokowi-JK. Hal itu merupakan bagian dari program reforma agraria yang 
ada dalam Nawa Cita Jokowi.

Pemerintah telah menyiapkan lahan seluas 21,7 juta hektare untuk dibagikan 
kepada masyarakat, melalui dua skema yaitu legislasi dan redistribusi lahan 
(seluas 9 juta hektare) dan program perhutanan sosial (seluas 12,7 hektare).

(ce1/gwn/est/JPC)

Kirim email ke