Tiongkok Sebut Perang Perdagangan Tidak Bantu Selesaikan Pergesekan 
Perdagangan 
        2018-03-22 11:03:42  CRI 
      Baru-baru ini sebanyak 45 asosiasi perdagangan termasuk Kamar Dagang AS 
besama-sama mengajukan petisi kepada pemerintah AS agar tidak mengenakan bea 
cukai terhadap Tiongkok. Mereka memperingatkan bahwa pemaksaan bea cukai tinggi 
akan merugikan ekonomi domestik dan para konsumen, serta melemahkan daya saing 
AS. Diberitakan, Perwakilan Perdagangan AS sebelumnya menyatakan bahwa Uni 
Eropa tidak akan dibebaskan tarif terhadap produk baja besi dan aluminium 
kecuali bersama-sama AS mengambil langkah untuk menghadapi "dumping" baja dan 
besi yang dilakukan Tiongkok.

      Menanggapi pertanyaan tentang pergesekan perdagangan AS dengan Tiongkok 
dan beberapa negara lain, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Hua 
Chunying dalam jumpa pers Rabu kemarin (21/3) menyatakan bahwa hubungan ekonomi 
dan perdagangan Tiongkok-AS bersifat saling menguntungkan dan menang bersama. 
Tiongkok tidak sengaja mengupayakan surplus perdagangan.

      Hua Chunying mengatakan: "Dalam 40 tahun terakhir, kerja sama Tiongkok 
dan AS di bidang ekonomi dan perdagangan telah menyediakan pasar yang luar 
biasa besarnya kepada kedua negara, menciptakan lapangan kerja bagi sekian 
banyak orang, bahkan secara signifikan mengurangi beban belanja rata-rata 
setiap keluarga AS. Ketidakseimbangan perdagangan antara Tiongkok dan AS saat 
ini disebabkan berbagai unsur. Pendekatan tepat untuk menyelesaikan masalah 
adalah memperluas keterbukaan pasar masing-masing dan memperdalam kerja sama, 
bukanlah melakukan perang perdagangan atau melakukan jual-beli secara paksa."

      Hua Chunying sekali lagi menegaskan bahwa perang dagang tidak akan 
menghasilkan pemenang. Tiongkok tidak ingin terlibat dalam perang dagang apa 
pun, namun apabila dipaksa, maka Tiongkok tidak akan gentar, dan tidak akan 
menghindar.

      "Di dunia ini tidak ada siapapun yang bisa secara sembarangan melukai 
orang lain, sementara dirinya sendiri terbebas dari luka karena dilindungi 
zirah emas yang hanya muncul dalam mitos. Jika AS mengambil aksi yang merugikan 
kepentingan Tiongkok, maka Tiongkok pasti akan mengambil langkah-langkah 
balasan yang tegas dan setimpal demi melindungi kepentingan sah dirinya 
sendiri," demikian tutur Hua Chunying dalam jumpa pers kemarin.
     

Kirim email ke