Menarik juga melihat pertanyaan2 anda, kelihatannya anda beranggapan yg tertulis pada kitab suci secara literal pasti dan tidak bisa berubah. Apakah benar begitu?
Btw, yg saya maksud Yesus pasti tidak pernah makan makanan halal itu dalam konteks makanan halal dalam Islam v. kosher dalam Yahudi seperti yg didiskusikan sebelumnya. Makanan halal dalam Islam setiap binatang yg disembelih harus didoakan dulu baru halal, sedang kosher tidak perlu, doa hanya binatang pertama saja. Dan bukan hanya ritual penyembelihan yg jelas berbeda, tetapi juga content yg dimakan. Contoh sederhana Yesus minum anggur yg bukan makanan halal dalam Islam. Dilihat secara ajaran-pun Yesus mengajarkan yg menajiskan itu bukan makanan yg masuk kedalam tubuh keluar kejamban "Apakah kamu juga tidak dapat memahaminya? Tidak tahukah kamu bahwa segala sesuatu dari luar yang masuk ke dalam seseorang tidak dapat menajiskannya," tetapi yg membuat seseorang itu najis adalah yg keluar dari orang itu "Apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang." (Kitab Markus) ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote : Oh, berarti makanan yang diharamkan di sana sudah pasti. --- jonathangoeij@... wrote: Leviticus 11 itu tentang makanan Kosher.Apakah makanan kosher dan makanan halal itu sama? --- ajegilelu@... wrote : Kalau tidak salah nomor itu. Apa makananan yang diharamkan di sana
