Maksudnya Anda baru melihat pemerintahan PDIP ini tidak memberi bantuan, 
sekurangnya bekerja mencari solusi? 
Bagus, lebih baik terlambat daripada tidak samasekali. 
Sejauh ini tugas pemerintah PDIP itu seolah diambilalih oleh partai PerIndo.. 
Maklum, partai baru. Biasalah masih mencari simpati dengan menunjukkan 
solidaritasnya terhadap wong cilik. 
Kita tunggu (artinya belum terlihat) kiprah serupa dari partai lain yang justru 
memajang 'solidaritas' sebagai nama partainya. 
Entah solidaritas thd siapa yang mereka maksud. 
--- sadar@... wrote:

Sungguh sayang dan sangat memprihatinkan melihat kejadian-kejadian Petani tidak 
berhasil menemukan PEMASARAN hasil PANEN nya, dengan membiarkan tomat-tomat 
membusuk dipohon! Padahal saya YAKIN didaerah lain bisa saja terjadi kekurangan 
tomat dan mereka harus beli dengan harga mahal! Disinilah pemerintah harus 
turun tangan memberi BANTUAN, menemukan jalan keluar yang baik, ...! Perbaiki 
KOMUNIKASI antar daerah dengan berbagai cara yang bisa dilaksanakan, sampai 
pada hubungan internet yang canggih itu! Di Tiongkok daratan nampak hubungan 
internet sudah banyak berperan dalam usaha pemasaran dan ternyata sangat 
membantu usaha pengentasan kemiskinan desa-desa terbelakang, ... karena mereka 
sekarang sudah bisa mengakses lewat internet keadaan pasar, siapa dan dimana 
membutuhkan hasil produksi mereka, dan langsung menemukan 
pengusaha-pengangkutan sesuai dikehendaki. Jadi, sudah TIDAK lagi gunakan 
calo-calo yang seringkali bisa mempermainkan harga seenak udelnya sendiri saja 
dan sangat merugikan petani yg tidak tahu apa2. Salam,ChanCT  From: 
'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] Sent: Sunday, March 25, 2018 1:42 
AM  


 

https://www.antaranews.com/berita/695635/petani-gayo-biarkan-tomatnya-tidak-dipanen-sampai-membusuk-di-pohon


Petani Gayo biarkan tomatnya 


tidak dipanen sampai membusuk di pohon

Sabtu, 24 Maret 2018 07:13 WIB 
 Takengon, Aceh (ANTARA News) - Petani di Tanah Gayo, yakni Kabupaten Bener 
Meriah dan Aceh Tengah membiarkan buah tomat tidak dipanen, karena mereka 
menilai komoditi sayuran itu tidak ada lagi harganya.

Pantauan wartawan, Sabtu, harga yang semakin tidak menentu merupakan penyebab 
sebagian petani tomat di kedua daerah yang berhawa dingin itu lebih memilih 
tidak memanen hasil pertanian mereka, sehingga dibiarkan begitu saja membusuk 
di batang.

Bahkan ada petani yang sengaja membuang tomat hasil panennya akibat tidak ada 
harga di pasaran. Hal itu dilakukan oleh seorang petani tomat di kawasan 
Simpang Tiga Redelong, Kabupaten Bener Meriah, yang kemudian diposting di media 
sosial hingga menuai keprihatinan dan berbagai tanggapan netizen.

Sementara petani tomat di Aceh Tengah, Radi mengatakan panen tomat di kalangan 
petani saat ini memang sedang melimpah, namun petani merugi akibat harga yang 
terjun bebas.

"Sama saya pun saya biarkan saja jadi `kolak` di batang, tidak ada harga untuk 
apa dipanen," tutur Radi.

Anjloknya harga tomat sudah terjadi sejak awal Maret seiring panen raya petani 
tomat di Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Para petani merugi bahkan tak 
bisa mengembalikan modal tanam mereka.

Harga tomat di tingkat petani di kedua daerah ini dalam sepekan terakhir hanya 
Rp500/Kg dan belakangan malah tak ada pembeli.

Para agen tomat juga mengaku kesulitan untuk menghabiskan dagangannya jika 
mengambil tomat dalam jumlah banyak dari petani.

"Sulit kita jual sekarang karena barang banyak," kata agen tomat di Takengon, 
Sukran.

Menurut dia harga tomat memang selalu anjlok di setiap panen raya berlangsung. 
Sukran berharap adanya campur tangan pemerintah daerah guna mencari solusi agar 
harga bisa selalu stabil sepanjang tahun.

"Ini setiap tahun pasti terjadi. Seharusnya pemerintah daerah bisa mencarikan 
solusi, seperti mendirikan industri untuk pengolahan tomat agar walau pun 
barangnya melimpah sudah ada tempat pengolahan, supaya harga bisa tetap stabil 
sepanjang tahun," ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan, Iriyanto, warga Kabupaten Bener Meriah. Menurut 
dia, di daerah itu juga belum ada industri pengolahan yang dapat menampung 
tomat dalam jumlah besar.

"Sudah sering sebenarnya diusulkan penyuluh tapi belum terealisasi, maka kita 
pun harus cermat menentukan musim tanam, supaya tidak terjadi panen serentak," 
kata dia. 
Pewarta: Mukhlis
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2018






  #yiv1397469880 #yiv1397469880 -- #yiv1397469880ygrp-mkp {border:1px solid 
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-mkp #yiv1397469880hd 
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 
0;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-mkp #yiv1397469880ads 
{margin-bottom:10px;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-mkp .yiv1397469880ad 
{padding:0 0;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-mkp .yiv1397469880ad p 
{margin:0;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-mkp .yiv1397469880ad a 
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-sponsor 
#yiv1397469880ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-sponsor #yiv1397469880ygrp-lc #yiv1397469880hd {margin:10px 
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-sponsor #yiv1397469880ygrp-lc .yiv1397469880ad 
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv1397469880 #yiv1397469880actions 
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880activity 
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv1397469880
 #yiv1397469880activity span {font-weight:700;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880activity span:first-child 
{text-transform:uppercase;}#yiv1397469880 #yiv1397469880activity span a 
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv1397469880 #yiv1397469880activity span 
span {color:#ff7900;}#yiv1397469880 #yiv1397469880activity span 
.yiv1397469880underline {text-decoration:underline;}#yiv1397469880 
.yiv1397469880attach 
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 
0;width:400px;}#yiv1397469880 .yiv1397469880attach div a 
{text-decoration:none;}#yiv1397469880 .yiv1397469880attach img 
{border:none;padding-right:5px;}#yiv1397469880 .yiv1397469880attach label 
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv1397469880 .yiv1397469880attach label a 
{text-decoration:none;}#yiv1397469880 blockquote {margin:0 0 0 
4px;}#yiv1397469880 .yiv1397469880bold 
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv1397469880 
.yiv1397469880bold a {text-decoration:none;}#yiv1397469880 dd.yiv1397469880last 
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1397469880 dd.yiv1397469880last p 
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv1397469880 
dd.yiv1397469880last p span.yiv1397469880yshortcuts 
{margin-right:0;}#yiv1397469880 div.yiv1397469880attach-table div div a 
{text-decoration:none;}#yiv1397469880 div.yiv1397469880attach-table 
{width:400px;}#yiv1397469880 div.yiv1397469880file-title a, #yiv1397469880 
div.yiv1397469880file-title a:active, #yiv1397469880 
div.yiv1397469880file-title a:hover, #yiv1397469880 div.yiv1397469880file-title 
a:visited {text-decoration:none;}#yiv1397469880 div.yiv1397469880photo-title a, 
#yiv1397469880 div.yiv1397469880photo-title a:active, #yiv1397469880 
div.yiv1397469880photo-title a:hover, #yiv1397469880 
div.yiv1397469880photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv1397469880 
div#yiv1397469880ygrp-mlmsg #yiv1397469880ygrp-msg p a 
span.yiv1397469880yshortcuts 
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv1397469880 
.yiv1397469880green {color:#628c2a;}#yiv1397469880 .yiv1397469880MsoNormal 
{margin:0 0 0 0;}#yiv1397469880 o {font-size:0;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880photos div {float:left;width:72px;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880photos div div {border:1px solid 
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880photos div label 
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv1397469880
 #yiv1397469880reco-category {font-size:77%;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880reco-desc {font-size:77%;}#yiv1397469880 .yiv1397469880replbq 
{margin:4px;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-actbar div a:first-child 
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-mlmsg 
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-mlmsg select, #yiv1397469880 input, #yiv1397469880 textarea 
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-mlmsg pre, #yiv1397469880 code {font:115% 
monospace;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-mlmsg * 
{line-height:1.22em;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-mlmsg #yiv1397469880logo 
{padding-bottom:10px;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-msg p a 
{font-family:Verdana;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-msg 
p#yiv1397469880attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-reco #yiv1397469880reco-head 
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-reco 
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-sponsor 
#yiv1397469880ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-sponsor #yiv1397469880ov li 
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-sponsor #yiv1397469880ov ul {margin:0;padding:0 0 0 
8px;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-text 
{font-family:Georgia;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-text p {margin:0 0 1em 
0;}#yiv1397469880 #yiv1397469880ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv1397469880 
#yiv1397469880ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none 
!important;}#yiv1397469880   

Kirim email ke