Bravo Jokowi, dibawah kepemimpinanmu infrastruktur dibangun terus-menerus,
térmasuk pelayanan publik lainnya. Penjegal-penjegal Jokowi, tidak akan mampun
menghambat kemajuan Indonesia. Perlahan, tapi pasti.
----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'Chan CT' [email protected]
[GELORA45] <[email protected]>Kepada: GELORA_In
<[email protected]>Terkirim: Sabtu, 24 Maret 2018 09.39.01 GMT+1Judul:
[GELORA45] Menteri Jonan resmikan sumur bor di NTT
Menteri Jonan resmikan sumur bor di NTT
Sabtu, 24 Maret 2018 15:30 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan. (ANTARA/Aprillio
Akbar)
Jakarta (ANTARA News) - Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan sumur bor air
tanah, yang dibangun dengan pembiayaan APBN Kementerian ESDM Tahun 2017, di
Desa Welai Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur
(NTT), Sabtu,
Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM
Agung Pribadi dalam rilis di Jakarta, Sabtu mengatakan selain sumur bor, pada
kesempatan tersebut, Menteri ESDM juga meresmikan pembangkit listrik energi
baru dan terbarukan (EBT) dan membagikan lampu tenaga surya hemat energi
(LTSHE)..
Hadir juga dalam peresmian antara lain Anggota Komisi VII DPR Ferry Kase,
Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Pjs Bupati Alor Benyamin Lola.
Jonan mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten di NTT, sehingga
serah terima sebagian besar sumur bor dan pembangkit listrik EBT tersebut sudah
selesai.
Selanjutnya, menurut dia, untuk pengelolaan, pemeliharaan, dan pengembangannya
dapat dilakukan masyarakat setempat di bawah pembinaan pemerintah daerah.
"Energi dan air merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas kehidupan
sehari-hari masyarakat. Menyediakan energi dan air secara merata di berbagai
daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga dengan dibangunnya
sumur bor air tanah dan pembangkit listrik EBT di NTT ini dapat meningkatkan
kualitas hidup masyarakat," katanya.
Setiap satu sumur bor air tanah dengan kedalaman 125 meter dan debit air
sekitar dua liter per detik, dapat melayani hingga 2.800 jiwa.
Menurut salah satu warga Desa Welai Timur, sebelumnya dirinya mengeluarkan
hingga Rp150.000 per satu tangki air untuk memenuhi kebutuhan keluarga kurang
dari sebulan.
Sumur bor di Desa Welai Timur, merupakan satu dari 12 sumur dengan pembiayaan
APBN 2016-2017 di delapan kabupaten NTT, yang diresmikan Menteri ESDM.
Dalam 12 tahun terakhir, Kementerian ESDM telah membangun 1.782 sumur bor air
tanah, yang dapat melayani sekitar lima juta jiwa, termasuk 90 sumur di
antaranya tersebar di NTT untuk sekitar 75 ribu jiwa.
Sedangkan pembangkit listrik EBT yang turut diresmikan Jonan berjumlah 21 unit,
yang tersebar di lima kabupaten NTT dan melistriki 2.737 keluarga, yang
sebelumnya tidak menikmati aliran listrik tersebut.
Total kapasitas pembangkit listrik EBT sebesar 1.516 kWp (kilowatt peak)
tersebut dibangun dengan pembiayaan APBN 2016-2017.
Ke-21 pembangkit listrik EBT tersebut terdiri atas dua pembangkit listrik
tenaga surya (PLTS) di bandara (700 kWp), 16 PLTS terpusat (680 kWp), dan tiga
pembangkit listrik tenaga mikro hidro (136 kW).
Untuk LTSHE, secara simbolik, Menteri ESDM membagikan total 1.747 unit bagi
tiga kabupaten NTT yaitu Alor, Sumba Tengah, dan Sumba Timur dengan pembiayaan
APBN 2018.
Pewarta: Kelik Dewanto
Editor: Unggul Tri Ratomo