Harap saja bisa ditemukan banyak cekungan air dalam tanah di NTT untuk
pembuatan sumur boor.
Dan bila mungkin untuk peternakan (minum sapi) dan juga untuk pengairan
perkebunan rumput (gajah).

2018-03-25 6:50 GMT+02:00 Chalik Hamid [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> Bravo Jokowi, dibawah kepemimpinanmu infrastruktur dibangun terus-menerus,
> térmasuk pelayanan publik lainnya. Penjegal-penjegal Jokowi, tidak akan
> mampun menghambat kemajuan Indonesia. Perlahan, tapi pasti.
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
> *Dari:* 'Chan CT' [email protected] [GELORA45] <
> [email protected]>
> *Kepada:* GELORA_In <[email protected]>
> *Terkirim:* Sabtu, 24 Maret 2018 09.39.01 GMT+1
> *Judul:* [GELORA45] Menteri Jonan resmikan sumur bor di NTT
>
>
>
> Menteri Jonan resmikan sumur bor di NTT
>
> * Sabtu, 24 Maret 2018 15:30 WIB*
> [image: Menteri Jonan resmikan sumur bor di NTT]
>
> *Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.
> (ANTARA/Aprillio Akbar)*
> Jakarta (ANTARA News) - Menteri ESDM Ignasius Jonan meresmikan sumur bor
> air tanah, yang dibangun dengan pembiayaan APBN Kementerian ESDM Tahun
> 2017, di Desa Welai Timur, Kecamatan Teluk Mutiara, Kabupaten Alor, Nusa
> Tenggara Timur (NTT), Sabtu,
>
> Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian
> ESDM Agung Pribadi dalam rilis di Jakarta, Sabtu mengatakan selain sumur
> bor, pada kesempatan tersebut, Menteri ESDM juga meresmikan pembangkit
> listrik energi baru dan terbarukan (EBT) dan membagikan lampu tenaga surya
> hemat energi (LTSHE)...
>
> Hadir juga dalam peresmian antara lain Anggota Komisi VII DPR Ferry Kase,
> Gubernur NTT Frans Lebu Raya, dan Pjs Bupati Alor Benyamin Lola.
>
> Jonan mengapresiasi dukungan pemerintah provinsi dan kabupaten di NTT,
> sehingga serah terima sebagian besar sumur bor dan pembangkit listrik EBT
> tersebut sudah selesai.
>
> Selanjutnya, menurut dia, untuk pengelolaan, pemeliharaan, dan
> pengembangannya dapat dilakukan masyarakat setempat di bawah pembinaan
> pemerintah daerah.
>
> "Energi dan air merupakan bagian penting dalam menunjang aktivitas
> kehidupan sehari-hari masyarakat. Menyediakan energi dan air secara merata
> di berbagai daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga
> dengan dibangunnya sumur bor air tanah dan pembangkit listrik EBT di NTT
> ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat," katanya.
>
> Setiap satu sumur bor air tanah dengan kedalaman 125 meter dan debit air
> sekitar dua liter per detik, dapat melayani hingga 2.800 jiwa.
>
> Menurut salah satu warga Desa Welai Timur, sebelumnya dirinya mengeluarkan
> hingga Rp150.000 per satu tangki air untuk memenuhi kebutuhan keluarga
> kurang dari sebulan.
>
> Sumur bor di Desa Welai Timur, merupakan satu dari 12 sumur dengan
> pembiayaan APBN 2016-2017 di delapan kabupaten NTT, yang diresmikan Menteri
> ESDM.
>
> Dalam 12 tahun terakhir, Kementerian ESDM telah membangun 1.782 sumur bor
> air tanah, yang dapat melayani sekitar lima juta jiwa, termasuk 90 sumur di
> antaranya tersebar di NTT untuk sekitar 75 ribu jiwa.
>
> Sedangkan pembangkit listrik EBT yang turut diresmikan Jonan berjumlah 21
> unit, yang tersebar di lima kabupaten NTT dan melistriki 2.737 keluarga,
> yang sebelumnya tidak menikmati aliran listrik tersebut.
>
> Total kapasitas pembangkit listrik EBT sebesar 1.516 kWp (kilowatt peak)
> tersebut dibangun dengan pembiayaan APBN 2016-2017.
>
> Ke-21 pembangkit listrik EBT tersebut terdiri atas dua pembangkit listrik
> tenaga surya (PLTS) di bandara (700 kWp), 16 PLTS terpusat (680 kWp), dan
> tiga pembangkit listrik tenaga mikro hidro (136 kW).
>
> Untuk LTSHE, secara simbolik, Menteri ESDM membagikan total 1.747 unit
> bagi tiga kabupaten NTT yaitu Alor, Sumba Tengah, dan Sumba Timur dengan
> pembiayaan APBN 2018.
>
> Pewarta: Kelik Dewanto
> Editor: Unggul Tri Ratomo
>
> 
>

Kirim email ke