Kalau tidak bisa jadi Caliph of Bagdad, ya jadi The Thief of Bagdad.
Tidak jadi maling besar, ya jadi maling kecil ??

2018-03-29 12:42 GMT+02:00 Marco 45665 <[email protected]>:

> Mohammad Rizieq bermaksud menjadi  ... GURU BANGSA (T )
> ............Se-enaknya menggangap dirinya sebagai WALI NABI ....kemudian * 
> merasa
> dirinya sebagai GURU Bangsa Indonesia [?] *....
> *SE-ENAKNYA dan begitu Jumawa  MERENDAHKAN DAN MENGHINA  BANGSA INI .
> Yang jelas dari *MULUT  BESAR SEORANG BURON dan MANIPULATOR dan
> PROVOKATOR AGAMA  dan agent ISIS  ..  dan Bagi Mereka yang Sehat berpikir ,
> maka Tiada satu pun kata2NYA  yang bisa dipercaya..... (Kecuali Oleh Mereka
> yang sangat gemar untuk DIBOHONGI...)
>
> 2018-03-29 10:04 GMT+02:00 Sunny ambon [email protected]
> [nasional-list] <[email protected]>:
>
>>
>>
>>
>>
>> Apakah tidak sebaiknya bahasa Indonesia diganti dengan bahasa Arab?
>> Bukankah kalau orang sekarang berpidato selalu dimulai dengan ucapan dalam
>> bahasa Arab sekali pun diantara hadirin tidak ada orang Arab. Apakah tidak
>> aneh? Bukankah apa yang diucapkan oleh pembicara dalam ada jugadalam bahasa
>> Indonesia. Masalahnya akan lain jika NKRI adalah bahagian atau propinsi
>> dari Arab Saudi. Anak kecil disuruh menghafal ajaran agama dalam dalam
>> bahasa Arab, yangmereka tidak mengerti. dlll.
>>
>> Kalau Habib menjadi guru bangsa berarti bangsa harus belajar pada guru.
>> Amin
>>
>> 
>>
>
>

Kirim email ke