*Tunggu saja pada 5000 doktor yang dipersiapkan oleh Kmentrian Agama
selesai dengan pendidikan mereka, maka SDM akan lebih sanggup bersaing
dengan tenaga kerja asing dan membawa NKRI ke negara maju dalam waktu 12
tahun dan pintu gerbang taman Firdaus yang berlimpah-limpah akan terbuka
lebar selebar mungkin dan dikalahkan tenaga kerja kafir.*

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180309125859-92-281709/luhut-sdm-lokal-tak-siap-bersaing-dengan-tenaga-kerja-asing
Luhut: SDM Lokal Tak Siap Bersaing dengan Tenaga Kerja Asing

*SAH*, CNN Indonesia | Jumat, 09/03/2018 13:19 WIB

Bagikan :

[image: Luhut: SDM Lokal Tak Siap Bersaing dengan Tenaga Kerja Asing]
Indonesia dinilai kekurangan tenaga kerja berkemampuan dan keterampilan
khusus di beberapa sektor, sehingga tenaga kerja asing masih dibutuhkan.
(CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).

Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar
Pandjaitan menyebut bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) lokal tidak siap
bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

"Karena kalau kita marah-marah orang Indonesia, SDM kita tidak siap.
Sekarang, kami siapkan, kami tidak menyalahkan yang lalu," ujarnya dalam
pidatonya di Jakarta Food Security Summit (JFFS) ke-4 di Jakarta, Jumat
(9/3).

Saat ini, Indonesia masih kekurangan tenaga kerja berkemampuan dan
keterampilan khusus di beberapa sektor. Makanya, menurut Luhut, semestinya
masyarakat Indonesia tak perlu khawatir dengan masuknya TKA ke Indonesia.

Lihat juga:

Luhut Sebut Pekerja Asing Tak Ambil 'Jatah' Pekerja Lokal
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180307203830-532-281254/luhut-sebut-pekerja-asing-tak-ambil-jatah-pekerja-lokal/>


*Toh*, di Singapura, ia mencontohkan terdapat sekitar 3 juta TKA. Jumlah
TKA tersebut cukup besar dan tidak menjadi masalah di sana, justru
Singapura malah menjadi negara yang maju dan berkembang.

"Tapi, saya kira setelah lima sampai 10 tahun, kalau kita belajar seperti
Singapura, ada 3 juta orang asing. Tidak ada urusan. Mereka jadi tambah
bagus. Kita harus bangsa yang berani fighting (berjuang)," katanya.

Ia berujar saat ini tengah merampungkan izin kerja TKA terkait visa. Luhut
mengusulkan apabila ada TKA yang memiliki kontrak dengan perusahaan di
Indonesia, TKA terkait harus lah bekerja sesuai dengan kontrak yang ada dan
di kemudian hari meninggalkan Indonesia.
Lihat juga:

Jumlah Tenaga Kerja Asing Membludak, Mayoritas dari China
<https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20180306201957-92-280945/jumlah-tenaga-kerja-asing-membludak-mayoritas-dari-china/>


"Kalau punya kontrak dengan perushaan di Indonesia, maka perusahaan itu
berikan kontrak dengan Anda tiga tahun, maka Anda dapat visa tiga tahun dan
izin kerja tiga tahun," terang Luhut.

Lebih lanjut ia melanjutkan, saat ini Indonesia harus mencari solusi bukan
memperdebatkan perkara TKA ini. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan
tenaga kerja Indonesia agar memiliki kompetensi khusus, sehingga dapat
bersaing. Hal itu dilakukan dengan mengembangkan pendidikan dan pelatihan
vokasi.

"Bikin kerja sama dengan Menteri Perindustrian ada politekniknya, sekarang
mereka sedang melatih. *Nah*, itu nanti yang menggantikan orang-orang asing
nanti," pungkasnya. *(bir)*

Kirim email ke